RADARSOLO.COM - Kawasan lereng Gunung Lawu kembali bergemuruh oleh deru mesin ratusan motor trail dalam gelaran Forest Adventure Trail yang dipusatkan di sekitar Candi Cetho, Kecamatan Jenawi, Karanganyar, Minggu (26/4/2026).
Perpaduan antara olahraga ekstrem dan keindahan alam ini menjadi strategi jitu Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam mendongkrak kunjungan wisatawan.
Baca Juga: Halalbihalal NU Karanganyar, Bupati Rober Christanto Ingatkan Warga Jangan Terpecah Isu Negatif
Para rider tidak hanya diuji ketangkasannya di lintasan hutan yang menantang, tetapi juga dimanjakan dengan panorama eksotis khas pegunungan yang menjadi magnet utama destinasi wisata sejarah tersebut.
Strategi Promosi Melalui Sport Tourism
Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) terus berinovasi untuk memperkenalkan potensi Jenawi secara lebih luas.
Kepala Disparpora Karanganyar Yoppi Eko Jatiwibowo menegaskan, konsep sport tourism sangat efektif untuk menciptakan keramaian sekaligus memperkenalkan destinasi unggulan secara natural kepada komunitas hobi.
Dengan adanya ajang ini, Candi Cetho diharapkan tidak hanya dikenal sebagai situs bersejarah, tetapi juga pusat aktivitas luar ruang yang kompetitif.
“Kegiatan seperti ini sangat efektif untuk menarik wisatawan, karena tidak hanya menghadirkan olahraga, tetapi juga memperkenalkan keindahan alam dan destinasi wisata di Jenawi, khususnya Candi Cetho,” ujar Yoppi Eko Jatiwibowo di sela kegiatan.
Ia menambahkan bahwa peningkatan arus wisatawan secara otomatis akan membawa dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan warga lokal, terutama bagi para pelaku UMKM dan penyedia jasa penginapan di sekitar kawasan candi.
Dukungan Pemerintah dan Ekonomi Lokal
Kegiatan yang meriah ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Adhe Elliana.
Baca Juga: Seleksi Popda 2026: 53 Pemanah Muda Karanganyar Pecahkan Rekor Partisipasi Terbanyak
Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kolaborasi antar-komunitas dalam memajukan pariwisata daerah.
Adhe menilai bahwa ajang petualangan seperti ini merupakan daya ungkit yang kuat untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat di pelosok, yang selama ini mungkin belum terjangkau secara maksimal oleh promosi konvensional.
“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Selain memperkenalkan potensi wisata, juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat lokal,” kata Adhe Elliana memberikan apresiasi.
Baca Juga: Menuju Konser Juli 2026, Pesona Lagu Dolanan Anak Kembali Memikat Publik Kota Solo
Wabup berharap kesuksesan acara ini menjadi pematik untuk penyelenggaraan event serupa dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.
Hal ini bertujuan agar Karanganyar tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang mencari sensasi petualangan dan ketenangan alam.
Magnet Baru Wisata Karanganyar
Forest Adventure Trail sukses menjadi sarana pemersatu bagi komunitas pecinta motor trail dari berbagai daerah untuk berkumpul dan menjalin silaturahmi.
Melalui dokumentasi dan publikasi para peserta di media sosial, pesona alam Jenawi dan Candi Cetho kini semakin dikenal luas oleh publik.
Dukungan event kreatif yang berkelanjutan menjadi kunci utama bagi kawasan Candi Cetho untuk terus bersinar dan memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta kemandirian ekonomi warga setempat. (rud)
Editor : Tri Wahyu Cahyono