RADARSOLO.COM – Duel ketat tersaji pada hari kedua Pekan 2 Women’s Pro Futsal League (WPFL) 2026 saat NAM ABP Women Surakarta menghadapi Capybara Angel di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (28/4/2026). Pertandingan yang berlangsung keras itu berakhir dengan skor kacamata (0-0).
Sejak awal laga, kedua tim langsung tampil agresif dan bermain dengan tempo tinggi. NAM ABP Women maupun Capybara Angel saling melancarkan serangan, namun rapatnya pertahanan membuat peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. Situasi memanas terjadi pada menit ke-26 saat pemain Capybara Angel, Syenida Meryfandina, diganjar kartu merah dan harus meninggalkan lapangan lebih cepat.
Unggul jumlah pemain, NAM ABP Women berusaha menekan dan mencari gol pembuka. Namun, solidnya pertahanan Capybara membuat upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Laga juga diwarnai kartu kuning untuk pemain Capybara Angel, Dwi Sri Fadisyah, pada menit ke-38. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Asisten pelatih NAM ABP Women, Dikdik Bagus, menilai pertandingan berjalan sangat menarik dan menjadi bagian dari proses perkembangan timnya. Menurutnya, hasil imbang ini tetap memberikan banyak pelajaran berharga untuk evaluasi ke depan.
“Untuk pertandingan hari ini sangat seru, ini sebuah proses. Mungkin ke depan bisa lebih baik lagi dari pertandingan hari ini dan menjadi pelajaran agar ke depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Pemain NAM ABP Women Alya Ananda juga mengakui laga kontra Capybara berlangsung sengit. Dia menilai kedua tim sama-sama menampilkan permainan yang bagus meski akhirnya harus puas dengan hasil tanpa gol.
“Untuk pertandingan pada pekan ini, NAM melawan Capybara sangat seru ya dengan hasil imbang kosong-kosong. Kedua tim menyajikan pertandingan yang sangat luar biasa. Semoga, saya pribadi dan tim ke depannya bisa evaluasi dan lebih baik lagi,” katanya.
Di kubu Capybara Angel, pelatih Matheus Balubun mengaku tetap bersyukur atas hasil satu poin yang didapat timnya. Meski target utama adalah kemenangan, ia menilai seluruh pemain sudah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.
“Pertandingan hari ini, puji Tuhan bisa menyelesaikan dengan baik walaupun di luar dari keinginan kami yang ingin meraih tiga poin. Tapi kami sudah berusaha maksimal, tim pelatih, pemain kami sudah, tapi pada akhirnya kami harus mendapatkan satu poin dan itu adalah hasil yang harus kami terima,” tuturnya.
Dia menegaskan hasil ini akan menjadi bahan evaluasi agar Capybara Angel bisa tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya dan kembali memburu kemenangan.
Sementara itu, Pemain Capybara Angel Fitriya Hilda menilai hasil imbang tetap patut disyukuri karena seluruh pemain sudah mengerahkan kemampuan terbaiknya di lapangan.
“Alhamdulillah, hasilnya imbang dan kita berbagi poin dengan lawan. Teman-teman tim sudah berusaha semaksimal mungkin untuk pertandingan hari ini. Untuk ke depannya kita bisa lebih baik lagi dan bisa mengambil tiga poin,” pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy