Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Asian Para Games dan World Cup CP Jadi Fokus, NPC Indonesia Siapkan Dua Misi Besar

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 29 April 2026 | 16:28 WIB
FOKUS: Atlet para panahan menjalani pemusatan latihan di Lapangan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Solo, belum lama ini. (ISTIMEWA)
FOKUS: Atlet para panahan menjalani pemusatan latihan di Lapangan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) Prof. Dr. Soeharso Solo, belum lama ini. (ISTIMEWA)

RADARSOLO.COM – Tak hanya menggelar rapat kerja nasional, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia juga tengah memusatkan perhatian pada dua agenda besar internasional yang akan dihadapi tahun ini. Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang, serta IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat menjadi fokus utama.

Untuk Asian Para Games 2026, Indonesia akan menurunkan sebelas cabang olahraga. Persiapan menuju ajang tersebut terus dimatangkan melalui pemusatan latihan nasional yang sudah berjalan.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, Indonesia harus mencari sumber medali emas baru karena cabang olahraga para catur yang sebelumnya menyumbang 10 emas tidak lagi dipertandingkan.

Baca Juga: Istimewa, Pusat Pelatihan Atlet NPC Jateng Ada di Delingan Karanganyar: Segini Kapasitasnya

Sebagai gantinya, NPC Indonesia berharap sejumlah cabang olahraga yang tengah menunjukkan perkembangan pesat bisa menjadi lumbung prestasi baru. Beberapa di antaranya adalah para panahan, boccia, para judo, dan para atletik.

“Saat ini yang lagi naik daun itu para panahan, boccia, para judo dan para atletik. Mudah-mudahan bisa memenuhi target medali dari cabor-cabor itu,” kata Rima Ferdianto.

Baca Juga: 40 Emas dan Terus Bertambah! Ini Rahasia Konsistensi Indonesia di ASEAN Para Games: Berikut Update Daftra Peraih Medali Indonesia di APG Thailand

Selain itu, Indonesia juga menaruh harapan pada tambahan nomor baru di cabang para bulu tangkis. Nomor ganda combined class 8 dinilai menjadi peluang besar untuk meraih medali.

“Ditambah satu nomor baru di cabor para bulu tangkis. Sekarang ada nomor ganda baru, combined class 8. Kita kuat di situ,” lanjutnya.

Tak hanya Asian Para Games, NPC Indonesia juga tengah menyiapkan tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia yang akan tampil di IFCPF World Cup 2026 di Amerika Serikat. Ini menjadi momen bersejarah karena Indonesia lolos untuk pertama kalinya ke ajang tersebut.

Indonesia lolos dengan status wakil utama Asia setelah Iran resmi didiskualifikasi dari IFCPF World Cup 2026. Sementara Australia turut lolos sebagai pengganti Iran sebagai wakil Asia lainnya.

Menurut Rima, tim asuhan Yanuar Dhuma Ardhiyanto membutuhkan masa persiapan khusus agar mampu bersaing di level dunia. Karena itu, NPC Indonesia sedang berupaya mencari sponsor untuk mendukung pemusatan latihan.

Target minimal yang diharapkan adalah pemusatan latihan selama tiga bulan. Namun jika dukungan sponsor bisa segera didapatkan, persiapan ideal selama empat bulan dinilai jauh lebih baik.

“Saat ini kami sedang mencari sponsor untuk tim sepak bola CP. Targetnya minimal masa persiapan tiga bulan. Tetapi lebih baik lagi jika bulan Juni sudah mulai, berarti persiapannya empat bulan karena World Cup digelar bulan Oktober,” pungkasnya. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#NPC #apg