Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Gelar Rakernas, NPC Indonesia Tekankan Dukungan Pemda Jadi Kunci Prestasi Atlet Difabel

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 29 April 2026 | 17:33 WIB
Ketua NPC Indonesia Senny Marbun beri sambutan dalam rapat kerja nasional (rakernas) NPC Indonesia. (Dokumentasi. NPC Indonesia)
Ketua NPC Indonesia Senny Marbun beri sambutan dalam rapat kerja nasional (rakernas) NPC Indonesia. (Dokumentasi. NPC Indonesia)

RADARSOLO.COM – National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menegaskan pentingnya peran kepengurusan daerah sebagai fondasi utama dalam mencetak atlet berprestasi hingga level internasional. Dukungan pemerintah daerah dinilai menjadi kunci agar pembinaan atlet difabel berjalan maksimal.

Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat kerja nasional (rakernas) NPC Indonesia yang digelar di Lorin Hotel Solo, Jawa Tengah, Senin (27/4/2026) malam. Rakernas ini dihadiri perwakilan dari 34 kepengurusan daerah NPC Indonesia dari seluruh Indonesia.

Ketua Umum NPC Indonesia, Senny Marbun, mengatakan pembinaan atlet harus dimulai dari daerah. Pengurus daerah memiliki peran penting dalam menjaring atlet muda potensial sebelum mereka diproyeksikan masuk ke program pembinaan nasional.

Baca Juga: Dipanggilan Timnas Indonesia, Ini Alasan Pelatih Persis Solo Lebih Percaya Muhammad Riyandi Jadi Starter, Ketimbang Kiper Baru dari Serbia

Menurutnya, program kerja daerah tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Karena itu, pihaknya ingin memastikan seluruh pengurus NPC daerah mendapat perhatian yang sama dari kepala daerah masing-masing.

“Kita akan bahas program kerja ke depan seperti apa, apa yang harus kita lakukan dan daerah mana saja yang sudah dan belum dipedulikan oleh pemerintah daerahnya,” kata Senny Marbun.

Baca Juga: Nasib Persis Solo Tergantung Pada Madura United Usai Dibantai Persija Jakarta: Kurang Degradasi Liga 1 Semakin Menganga, Milo Tegaskan Peluang Masih Terbuka

Ia menegaskan, pemerataan dukungan dari pemerintah daerah menjadi kebutuhan mendesak agar tidak ada kesenjangan pembinaan antardaerah. Dengan demikian, potensi atlet-atlet paralimpiade bisa terus berkembang secara berkelanjutan.

“Kami terus mendorong hal ini agar terus disosialisasikan, agar NPC semua daerah merata. Gubernur bisa mendengarkan keluh kesah dari NPC yang ada di daerahnya,” lanjutnya.

Baca Juga: Asian Para Games dan World Cup CP Jadi Fokus, NPC Indonesia Siapkan Dua Misi Besar

Selama ini NPC Indonesia juga menjalankan program pencarian atlet muda bertajuk “Mendobrak Batas”. Program tersebut menjadi salah satu upaya konkret dalam menjaring bibit-bibit atlet berbakat dari berbagai wilayah di Indonesia.

Senny menyebut program itu telah berjalan di 26 provinsi dan berhasil mendata ribuan calon atlet potensial. Mereka nantinya akan diseleksi lebih lanjut untuk masuk pembinaan intensif di Pusat Pelatihan Paralimpiade Indonesia (PPPI) Delingan, Karanganyar.

“Kita sudah lakukan program pencarian atlet di 26 provinsi, sudah dapat ribuan calon atlet yang ke depan akan kita sortir lagi. Kita akan pilih mana yang bisa dimaksimalkan dan mana yang tidak bisa,” ujarnya.

Dalam rakernas tersebut, turut hadir Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Surono, yang mewakili Menpora RI. Kemenpora berharap forum ini menghasilkan keputusan strategis bagi kemajuan olahraga paralimpiade nasional.

“Mudah-mudahan rakernas ini bisa menghasilkan suatu kebijakan dari NPC Indonesia, khususnya program kegiatan strategis untuk pembinaan, kompetisi serta peningkatan mutu tenaga keolahragaan dan tenaga sarana prasarana,” ucap Surono. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#PPPI #rakernas #Kejuaraan #NPC #apg