RADARSOLO.COM-Ajang basket 3x3 bertajuk Riuh Fest 2026 Vol.1 resmi digelar di Atrium Solo Paragon Mall mulai Rabu (29/4) hingga Minggu (3/5).
Event perdana yang mengusung konsep sportainment ini memadukan kompetisi basket dengan berbagai kegiatan festival untuk menarik minat masyarakat, khususnya generasi muda.
Baca Juga: Gelar Rakernas, NPC Indonesia Tekankan Dukungan Pemda Jadi Kunci Prestasi Atlet Difabel
Creative Director Riuh Fest 3x3 Abirama Setiadi menjelaskan, event tersebut menjadi langkah awal untuk memperkenalkan basket 3x3 kepada masyarakat luas dengan konsep yang lebih dekat dan mudah diterima publik.
Menurutnya, Riuh Fest tidak hanya menghadirkan pertandingan basket kompetitif.
Tetapi juga membawa nuansa festival yang lebih santai dan menghibur.
Hal itu sejalan dengan jargon yang mereka usung, yakni “Riuh Basket e Gayeng Festivale”.
“Ini event pertama kita, Vol.1 yang semoga nanti bisa kita bawa ke mana-mana, terutama di Jawa Tengah. Jadi konsepnya bukan hanya competition basketball 3x3, tapi juga festival,” ujar Abirama.
Kompetisi basket 3x3 sendiri diikuti berbagai kategori mulai dari tingkat SD hingga mahasiswa, putra maupun putri.
Dengan menyasar berbagai jenjang usia, panitia berharap olahraga basket semakin dikenal luas dan diminati masyarakat.
Baca Juga: Asian Para Games dan World Cup CP Jadi Fokus, NPC Indonesia Siapkan Dua Misi Besar
Selain pertandingan basket, Riuh Fest juga menghadirkan sejumlah lomba festival seperti got talent, fashion show, lomba menyanyi anak-anak, hingga kegiatan olahraga lain seperti Pound Fit dan Zumba Party.
Abirama menilai konsep festival menjadi cara efektif untuk mendekatkan olahraga basket kepada masyarakat umum, terutama karena kegiatan digelar di ruang publik seperti pusat perbelanjaan.
“Jadi lebih easy listening untuk memperkenalkan basket, khususnya 3x3, kepada masyarakat di tempat publik seperti Solo Paragon Mall ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Dua Pemain Voli Sragen Bawa Pulang Trofi untuk Kulonprogo, Bupati Hadir Beri Suntikan Semangat
Pada hari pertama penyelenggaraan, panitia langsung menggelar kompetisi menyanyi anak-anak serta pertandingan basket untuk kategori SD dan SMP.
Suasana atrium mall pun tampak ramai dipadati peserta maupun pengunjung.
Untuk kategori festival, lomba menyanyi anak-anak diikuti sekitar 20 peserta. Sementara kompetisi basket 3x3 mencatat antusiasme jauh lebih besar dengan total 190 tim yang ambil bagian.
Jika dihitung secara keseluruhan, jumlah peserta basket diperkirakan mencapai hampir 700 orang selama lima hari pelaksanaan.
Jumlah tersebut belum termasuk pendamping, pelatih, hingga keluarga yang turut hadir memberikan dukungan.
“Antusiasnya sangat bagus banget. Ibaratnya mall ini kan dingin ya, tapi jadi sumuk, istilah orang Jawanya begitu,” kata Abirama sambil tersenyum.
Ia berharap event ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sekaligus wadah pembinaan atlet basket usia dini di Kota Solo dan sekitarnya.
Baca Juga: Hasil WPFL: Diwarnai Kartu Merah, NAM ABP Women Surakarta vs Capybara Angel Berakhir Tanpa Pemenang
Terlebih, basket 3x3 kini semakin berkembang dan memiliki daya tarik tersendiri di kalangan anak muda.
Pembukaan resmi Riuh Fest 3x3 dijadwalkan berlangsung pada pukul 17.00 WIB.
Acara pembukaan dilakukan secara simbolis bersama sejumlah tokoh olahraga dan perwakilan pemerintah Kota Solo dengan membentangkan official merch Riuh Fest.
Hadir dalam seremoni tersebut Deputy Direktur Operasional Solo Paragon Mall Veronica Lahji, Ketua KONI Surakarta Her Suprabu.
Ketua Umum Perbasi Surakarta, Arfinsa Gunawan, serta mewakili Wali Kota Surakarta, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Agus Martopo.
Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan basket dan sport tourism di Kota Bengawan. (hj)
Editor : Tri Wahyu Cahyono