RADARSOLO.COM - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Klaten terus mematangkan persiapan menjelang gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII/2026.
Sebanyak 200 atlet yang telah dinyatakan lolos babak kualifikasi mengikuti tes kebugaran di Kompleks Kantor KONI Klaten, Desa Jonggrangan, Kecamatan Klaten Utara, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja rutin untuk memantau kondisi fisik para atlet. Terutama mereka yang akan berlaga di Semarang Raya pada Oktober 2026.
Ketua Umum KONI Klaten Parwanto menjelaskan bahwa tes kebugaran itu memiliki peran penting dalam menentukan kesiapan kontingen Klaten.
Menurutnya, kondisi kebugaran yang prima adalah syarat mutlak bagi atlet untuk bisa berprestasi.
"KONI kembali menggelar tes kebugaran khusus bagi atlet yang lolos ke Porprov 2026. Tes ini sangat penting untuk mengetahui perkembangan kondisi fisik mereka, terutama setelah tes terakhir yang digelar sebelum bulan puasa lalu," kata Parwanto, Senin (4/5/2026)
Parwanto menambahkan, dalam tes kali ini terdapat tujuh item penilaian.
Namun, khusus untuk tes keseimbangan dan kelincahan, pelaksanaannya diserahkan kepada masing-masing cabang olahraga (cabor).
"KONI sudah menyediakan alatnya, sehingga cabor bisa melakukan tes teknis tersebut secara mandiri," lanjutnya.
Baca Juga: 8 Besar EPA Championship 2026: Kendal Tornado FC Akan Bertemu Tiga Laga Berat
Panitia pelaksana tes, Isah Iriawan, menyebutkan bahwa dari 200 atlet yang diundang, tercatat 173 atlet dari 27 cabor hadir mengikuti rangkaian tes.
Sementara itu, empat cabor lainnya berhalangan hadir dengan keterangan izin.
"Beberapa atlet tidak bisa hadir karena alasan pekerjaan, sedang mengikuti kejuaraan lain, atau menempuh studi di luar kota," jelas Isah.
Dalam tes ini, para atlet diuji melalui serangkaian materi fisik yang meliputi tes lari bolak-balik untuk mengukur VO2 Max. Begitu juga push up, sit up dan back up serta vertical jump. Ditambah dengan sprint hingga shuttle run.
KONI Klaten berencana menggelar satu kali lagi tes serupa pada bulan Agustus atau September mendatang sebagai evaluasi final.
Jika hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan fisik, tim pelatih akan diminta untuk meningkatkan intensitas latihan.
"Tujuannya agar Pengkab Cabor dan KONI Klaten bisa bergerak bersama mewujudkan atlet yang sehat, kuat, dan tentunya berprestasi pada Porprov Jawa Tengah XVII/2026 nanti," ujar Isah. (ren)
Editor : Tri Wahyu Cahyono