Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

FPTI Solo Resmi Punya Nakhoda Baru, Langsung Didorong Tembus Juara Umum Porprov 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Selasa, 5 Mei 2026 | 11:30 WIB
Pelantikan pengurus baru Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Solo periode 2026–2030 di area panjat tebing Stadion Manahan, Solo, Minggu (3/5/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)
Pelantikan pengurus baru Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Solo periode 2026–2030 di area panjat tebing Stadion Manahan, Solo, Minggu (3/5/2026). (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM – Kepengurusan baru Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Solo periode 2026–2030 resmi dilantik di area panjat tebing Stadion Manahan, Solo pada Minggu (3/5/2026). 

Momentum ini menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru dalam organisasi panjat tebing di Kota Bengawan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Pengprov FPTI Jawa Tengah, Abdul Hamid, di sela pelaksanaan Sirkuit Panjat Tebing (STP) dan Popda Kota Solo yang diikuti 120 atlet pelajar. 

Suasana pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri berbagai unsur pemangku kepentingan olahraga.

Sejumlah tamu undangan tampak hadir, di antaranya Sekretaris Umum KONI Solo Farimita Mawarta, Kabid Humas Antonius Sulistyo, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Solo Agus Martopo yang mewakili Wali Kota Solo. 

Baca Juga: Indonesia Sukses Raih 6 Medali di Kejuaraan Dunia Para Panahan 2026 di Thailand

Turut hadir pula tokoh panjat tebing Adi Dharma bersama jajaran pengurus FPTI se Solo Raya. 

Ketua FPTI Solo yang baru dilantik, Giyatno, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut. Dia menilai, capaian FPTI Solo selama ini tidak lepas dari kontribusi para pengurus sebelumnya.

“Terima kasih atas dedikasi dan perjuangan pengurus pendahulu yang telah membawa FPTI Solo sampai sejauh ini. Ini menjadi fondasi penting bagi kami untuk melanjutkan dan meningkatkan prestasi ke depan,” ujarnya.

Baca Juga: Membanggakan, Indonesia Bawa Pulang 9 Medali dari Kejuaraan Para Balap Sepeda Asia 2026

Giyatno menegaskan, kepengurusan baru membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Ia membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya demi memperkuat organisasi dan pembinaan atlet.

“Ke depan kami tetap membutuhkan bimbingan, arahan, serta masukan dari semua pihak agar kerja sama bisa berjalan lebih baik,” imbuhnya.

Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan titik awal kerja nyata. Kepengurusan baru dihadapkan pada berbagai agenda penting yang sudah menanti dalam waktu dekat.

Giyatno menambahkan, dalam waktu dekat FPTI Surakarta juga akan menghadapi sejumlah event penting. Di antaranya Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah.

Baca Juga: Terjun di Kejuaraan Internasional, Akademi Persis Solo Siap Gelar Seleksi Dua Kelompok Umur

Menghadapi agenda tersebut, pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Mulai dari pengurus, pelatih, atlet, hingga orang tua diharapkan bisa saling mendukung demi mencapai hasil maksimal.

“Target utama kami adalah bisa meraih juara umum Porprov 2026. Itu menjadi tujuan bersama yang harus diperjuangkan sejak sekarang,” tegasnya.

Baca Juga: Empat Gol Bola Mati Malut United, Bukti Pertahanan Persis Solo Tidak Baik-Baik Saja

Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Solo Farimita Mawarta menilai FPTI merupakan salah satu cabang olahraga unggulan di Kota Solo. Dia menyebut, prestasi yang telah diraih selama ini menjadi bukti kualitas pembinaan yang berjalan.

“FPTI ini bukan hanya menghasilkan atlet berprestasi, tetapi juga melahirkan pengurus-pengurus berkualitas. Banyak yang kemudian berkiprah di organisasi olahraga yang lebih tinggi,” ujarnya.

Baca Juga: Beda Mental Tim Papan Atas dan Bawah, Ironi Kekalahan Persis Solo atas Malut United

Dia pun memberikan tantangan kepada kepengurusan baru agar tidak sekadar memenuhi target. Menurutnya, FPTI Solo justru harus mampu melampaui ekspektasi, termasuk dalam perolehan medali di Porprov.

Di sisi lain, Ketua Pengprov FPTI Jawa Tengah Abdul Hamid menegaskan, pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan internal organisasi. Hal itu penting untuk menjaga kesinambungan prestasi, terutama dalam siklus empat tahunan menuju Porprov.

Menurutnya, Kota Bengawan selama ini menjadi salah satu kekuatan utama panjat tebing di Jawa Tengah. Hal tersebut ditunjukkan dengan kontribusi atlet hingga level nasional bahkan internasional.

“Potensi yang dimiliki sudah sangat jelas. Tinggal bagaimana pengurus bisa mengelola dan mengembangkan sistem pembinaan agar semakin optimal,” katanya.

Abdul Hamid juga menyoroti pentingnya dukungan dari berbagai pihak, termasuk orang tua atlet. Dia menilai, keberhasilan pembinaan tidak hanya ditentukan oleh program latihan, tetapi juga konsistensi dan dukungan lingkungan.

Dengan fondasi yang telah terbentuk, FPTI Solo dinilai memiliki peluang besar untuk kembali bersaing di level tertinggi. 

Kepengurusan baru pun diharapkan mampu menjaga ritme sekaligus membawa prestasi yang lebih tinggi pada periode mendatang. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#FPTI #koni #panjat tebing #porprov