RADARSOLO.COM - Gelaran Popda Solo untuk cabang olahraga gulat berlangsung di SMK Negeri 7 Surakarta sejak Selasa (5/5/2026). Kompetisi ini diikuti atlet pelajar, mulai jenjang SD, SMP hingga SMA/SMK. Kejuaraan ini diharapkan bisa memunculkan potensi bibit-bibit atlet potensial dari Kota Bengawan.
Puluhan atlet tampil bersaing pada nomor gaya bebas putra dan putri dari berbagai kelas pertandingan.
Di jenjang SD putra, Jio Panggagas W dari SDN Mangkubumen Lor 15 sukses meraih juara I kelas 30 kilogram. Sementara Gavin Fourir J dari SD Kristen Banjarsari menjadi yang terbaik di kelas 35 kilogram.
Pada kelas 40 kilogram, Michael Filio Argani dari SD Pangudi Luhur Santo Valentinus berhasil naik podium tertinggi. Sedangkan Damai Lawu Wisesha dari SD Negeri Sumber 1 Surakarta menjadi juara di kelas 45 kilogram.
Baca Juga: JNE Kecam Aksi Pembegalan Kurir di Bandung, Berikan Apresiasi kepada Ksatria JNE
Untuk kategori putri, Argilia Putri Maheswari dari SDN Mangkubumen Kidul 16 meraih juara I kelas 25 kilogram. Adapun Dafiyah Syafa’at Falisha dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri Surakarta menjadi yang terbaik pada kelas 35 kilogram.
Sementara di tingkat SMP, Nico Langgeng Budiono dari SMPN 1 Surakarta menjadi juara kelas 60 kilogram putra. Sedangkan Arba’aksa Bastian dari SMPN 3 Surakarta berhasil menjadi yang terbaik di kelas 70 kilogram.
Baca Juga: Kisah Supeltas Solo: Dari Pengabdian Ikhlas hingga Risiko Kasampluk Spion demi Kelancaran Jalan
Pada sektor putri SMP, Aiko Liem dari SMPN 1 Surakarta sukses meraih medali emas kelas 50 kilogram. Sedangkan di jenjang SMA/SMK, M Devon Artha R dari SMKN 6 Surakarta tampil sebagai juara kelas 60 kilogram putra.
Ketua Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Solo Catur Bambang Priadi mengapresiasi penyelenggaraan Popda Kota Solo yang dinilai mampu meningkatkan motivasi atlet-atlet muda.
Menurutnya, adanya event berjenjang membuat atlet memiliki target yang jelas dalam perjalanan prestasi mereka. Mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional.
“Dengan adanya popda, atlet-atlet kami mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA mempunyai target yang jelas dalam meraih prestasi. Mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional,” ujarnya.
Dia menilai, kejelasan jenjang kompetisi membuat para atlet semakin bersemangat menjalani latihan rutin karena memiliki sasaran nyata yang ingin dicapai.
Selain itu, Catur juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Surakarta melalui Dispora yang terus mendukung perkembangan olahraga gulat di Kota Bengawan.
Momen penyerahan medali juga berlangsung istimewa. Kepala Kejaksaan Negeri Solo Supriyanto hadir secara langsung dalam Upacara Penghormatan Pemenang (UPP) untuk mengalungkan medali kepada para juara.
Kehadiran Kajari tersebut mendapat sambutan positif dari panitia maupun atlet. Menurut Catur, perhatian dari berbagai pihak menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi atlet-atlet muda yang sedang meniti prestasi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dispora Kota Solo dan Kepala Kejaksaan Negeri Solo atas kesediaannya hadir dalam pengalungan medali kepada para peraih medali,” katanya.
PGSI Solo berharap ke depan cabang olahraga gulat dapat semakin berkembang, termasuk masuk dalam Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Surakarta. Pasalnya, cabang gulat dinilai konsisten menyumbang medali untuk Surakarta, bahkan beberapa atlet mampu menembus ajang Popnas. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy