Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Drama 7 Gol di Bandung, Maestro Solo FC Tekuk Giga FC Lampung 4-3

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Kamis, 7 Mei 2026 | 20:00 WIB
Pertandingan Maestro Solo FC menghadapi Giga FC Lampung di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/5/2026). (DOK.KFI)
Pertandingan Maestro Solo FC menghadapi Giga FC Lampung di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/5/2026). (DOK.KFI)

RADARSOLO.COM – Laga sarat drama tersaji saat Maestro Solo FC menghadapi Giga FC Lampung dalam lanjutan pekan ketiga putaran pertama Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2026. Bertanding di GOR Indoor Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (7/5), Maestro Solo FC sukses mengamankan kemenangan tipis 4-3 atas Giga FC Lampung.

Sejak peluit kickoff dibunyikan wasit Miftahul Huda, kedua tim langsung tampil terbuka. Maestro Solo FC lebih dulu mengambil inisiatif serangan dan berhasil membuka keunggulan melalui Fajar Saputra pada menit ke-11. Gol tersebut membuat tim asal Solo semakin percaya diri dalam membangun serangan.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Giga FC Lampung mampu merespons cepat dengan permainan agresif. Teddy Norton Silalahi sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-13 sebelum Aldo Munandar Wajon Molan membalikkan keadaan satu menit berselang. Dalam waktu singkat, Giga FC berbalik unggul 2-1.

Baca Juga: Link Video Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok Jadi Buruan, Ada Apa Sebenarnya? Awas Bahaya Tersembunyi!

Pertandingan semakin berjalan panas. Intensitas duel antarpemain meningkat hingga memaksa wasit mengeluarkan kartu kuning kepada pemain Giga FC, Axel Yogi Pratama pada menit ke-14. Maestro Solo FC yang terus menekan akhirnya berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 lewat gol Ilham Ramadhan pada menit ke-18. Skor imbang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Maestro Solo FC tampil lebih agresif. Instruksi pelatih Fandy Frima Dana Butarbutar agar pemain terus menekan pertahanan lawan membuahkan hasil. Moh Derik Cristianto berhasil membawa Maestro kembali unggul lewat gol pada menit ke-23.

Keunggulan Maestro semakin melebar saat Dwi Priyo Ramadhani mencetak gol keempat pada menit ke-33. Di sisi lain, Giga FC Lampung tak menyerah begitu saja. Pelatih Devi Mark Moses mengubah pendekatan permainan menjadi lebih menyerang. Hasilnya, Teddy Norton Silalahi mencetak gol keduanya pada menit ke-39 untuk memperkecil skor menjadi 4-3. Meski terus menekan di sisa waktu pertandingan, Giga FC gagal menyamakan kedudukan hingga laga usai.

Baca Juga: Reuni Penuh Tekanan, Dejan Tumbas Hadapi Persebaya di Laga Hidup Mati Persis Solo

Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Maestro Solo FC dalam persaingan papan atas klasemen sementara PFL 2 2026. Tambahan tiga poin membuat tim asal Solo itu terus menjaga peluang bersaing di jalur perebutan posisi teratas.

Sementara bagi Giga FC Lampung, kekalahan tipis tersebut menjadi bahan evaluasi, terutama di sektor pertahanan yang beberapa kali kehilangan fokus saat mendapat tekanan dari lawan. Meski kalah, permainan agresif dan semangat juang pemain muda Giga FC mendapat perhatian tersendiri sepanjang laga.

Head Coach Giga FC Lampung, Devi Mark Moses, mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah yang harus diperbaiki. Ia menilai evaluasi perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya dari sisi tim, tetapi juga pemahaman pemain terhadap aturan permainan.

“Yang jelas kita bakal selalu evaluasi apa yang jadi kekurangan. Kedepannya semuanya harus saling evaluasi, baik tim maupun wasit, supaya lebih baik lagi karena di sini banyak pemain muda. Mereka juga perlu edukasi soal Law of The Game,” ujarnya usai pertandingan.

Pemain Giga FC Lampung, Raehan Pratama, juga tetap bersyukur meski gagal membawa timnya meraih poin. Dia menilai seluruh pemain sudah memberikan kemampuan terbaik dalam pertandingan tersebut.

“Alhamdulillah pertandingan tadi jadi debut saya. Walaupun hasilnya kurang memuaskan, tapi tim sudah berusaha semaksimal mungkin. Bukan cuma satu atau dua orang yang bermain bagus, tapi semua pemain bermain bagus,” katanya.

Baca Juga: Anggaran Gaji ke-13 ASN Rp55 Triliun Siap Mengucur ke Rekening Bulan Depan! Cek Jadwal Pencairan dan Rincian Nominal Tanpa Potongan

Di kubu Maestro Solo FC, pelatih Fandy Frima Dana Butarbutar bersyukur anak asuhnya mampu melewati laga ketat dengan kemenangan. Ia mengaku sejak awal sudah memprediksi pertandingan melawan Giga FC akan berlangsung sengit.

“Pertandingannya seru dan memang kami prediksi akan berjalan ketat. Kami tidak mau terlalu jauh memikirkan pertandingan berikutnya dan ingin fokus satu per satu laga. Mudah-mudahan anak-anak terus berkembang,” ucap Fandy.

Baca Juga: Dua Mahasiswa Raih Gelar Doktor, UNU Surakarta Cetak Doktor ke-50 dan 51

Salah satu pencetak gol Maestro Solo FC, Ilham Ramadhan, menyebut kemenangan tersebut menjadi buah dari kerja keras tim selama latihan. Pemain yang mencetak gol penyeimbang di babak pertama itu juga mempersembahkan golnya untuk masyarakat Solo.

“Pertama saya ucap syukur alhamdulillah karena tim mendapatkan tiga poin di pertandingan ini. Ini hasil latihan dan kerja keras kami selama ini. Satu gol saya persembahkan untuk masyarakat Solo,” tandasnya. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#Maestro Solo #Giga FC Lampung #pfl