RADARSOLO.COM – Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah balap motor internasional.
Mengaspal di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada balapan utama (Main Race) Moto3 Prancis 2026 hari ini, Minggu (10/5/2026), pembalap Honda Team Asia tersebut sukses menyegel posisi keempat.
Sementara itu, podium tertinggi pada seri kali ini berhasil direbut oleh Maximo Quiles yang tampil mendominasi jalannya balapan.
Baca Juga: Ditahan Imbang Persebaya, Nasib Persis Solo Makin Diujung Tanduk
Jalannya Balapan
Memulai balapan dari baris kedua, tepatnya di posisi start keenam, Veda Ega Pratama menunjukkan kematangan mental yang luar biasa.
Sejak lampu merah padam, pembalap berusia 17 tahun ini langsung memacu motornya demi mengamankan tempat di barisan depan (front group).
Sepanjang pertengahan balapan, posisi Veda terus mendapat ancaman serius dari rider di belakangnya, Joel Esteban, yang mengintai di urutan kelima.
Keduanya terlibat aksi kejar-kejaran yang ketat demi menjaga peluang naik ke zona podium.
Di barisan terdepan, Maximo Quiles melesat tanpa hambatan berarti.
Quiles berhasil menciptakan jarak (gap) yang sangat nyaman, unggul lebih dari 2 detik atas pesaing terdekatnya, Adrian Fernandez dari skuad Leopard Racing.
Fernandez sendiri juga mampu menjaga jarak aman sekitar 2,4 detik dari Matteo Bertelle yang menduduki posisi ketiga.
Keputusan Taktis Veda Ega di Lap-Lap Akhir
Memasuki fase-fase krusial atau beberapa lap menjelang garis finis, Veda Ega menunjukkan kedewasaannya dalam menyusun strategi balap.
Menyadari jarak dengan Matteo Bertelle di posisi ketiga semakin melebar—dari yang awalnya di bawah 2 detik membengkak menjadi lebih dari 3 detik—Veda memutuskan untuk menurunkan ritme agresivitasnya.
Alih-alih memaksakan diri memburu podium yang berisiko tinggi memicu kecelakaan (crash), pembalap asal Gunungkidul ini memilih bermain aman.
Fokus utamanya beralih pada upaya pertahanan (defensive riding) untuk menutup celah dari serangan Joel Esteban.
Langkah taktis ini terbukti jitu. Sebab, kesalahan sekecil apa pun di Sirkuit Le Mans yang teknikal bisa berakibat fatal.
Veda akhirnya berhasil melintasi garis finis di urutan keempat dengan selamat.
Konsistensi Sang Bintang Muda Indonesia
Finis di posisi keempat di GP Prancis ini menjadi bukti nyata konsistensi Veda Ega Pratama pada musim debutnya di Moto3 2026.
Pencapaian ini menandai rekor impresif bagi Veda, di mana ia selalu berhasil menyelesaikan balapan di posisi 10 besar dalam empat seri berturut-turut.
Hasil di Le Mans juga menjadi kali kedua Veda mampu menembus posisi 4 besar, setelah sebelumnya sukses mengibarkan bendera Merah Putih lewat raihan podium ketiga di seri Moto3 Brasil.
Dengan tambahan poin berharga dari Prancis, posisi Veda di papan atas klasemen sementara Moto3 dipastikan akan semakin kokoh.
Editor : Syahaamah Fikria