Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

FFI Kini Bertransformasi, Pasang Target Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Rabu, 13 Mei 2026 | 21:37 WIB
PEMAPARAN: Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa (12/5). (DOK. FFI)
PEMAPARAN: Kongres Biasa Federasi Futsal Indonesia yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa (12/5). (DOK. FFI)

RADARSOLO.COM – Federasi Futsal Indonesia resmi memasuki babak baru. Dalam Kongres Biasa 2026 yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta, Selasa (12/5/2026), organisasi induk futsal nasional itu mengesahkan perubahan nama menjadi Asosiasi Futsal Indonesia (AFI).

Perubahan identitas tersebut bukan sekadar pergantian nomenklatur. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar untuk memperkuat tata kelola organisasi dan menyelaraskan struktur kelembagaan dengan standar PSSI dan FIFA.

Kongres dihadiri seluruh Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) dan perwakilan klub dari seluruh Indonesia. Acara juga dibuka langsung oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir. Selain perubahan nama, kongres menyepakati penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Seluruh aturan organisasi kini mengacu penuh pada Statuta PSSI edisi 2025.

Baca Juga: Persis Solo Dapat “Nyawa Tambahan” dari Eks Pemain, Begini Kata Milomir Seslija

Kongres juga merombak susunan pengurus. Budi Setiawan resmi ditunjuk sebagai sekretaris jenderal baru, sedangkan Novel Leonardo dipercaya mengisi posisi wakil ketua umum II untuk mendampingi Atta Halilintar.

Ketua Umum AFI Michael Victor Sianipar menegaskan, transformasi ini merupakan langkah strategis agar futsal Indonesia semakin terintegrasi dengan ekosistem sepak bola nasional.

“Perubahan identitas menjadi Asosiasi Futsal Indonesia ini adalah langkah krusial agar posisi organisasi semakin sejalan dengan visi, pedoman, dan statuta yang berlaku di PSSI maupun FIFA,” tegas Michael melalui rilis resmi yang diterima Jawa Pos Radar Solo.

Baca Juga: Kuda Laut Nusantara Angels Bekuk NAM ABP Women dengan Susah Payah, Wakil Kota Solo Akui Sudah Berjuang Keras

Transformasi tersebut hadir di tengah performa impresif Timnas Futsal Indonesia. Dalam dua tahun terakhir, prestasi skuad Merah Putih melonjak tajam di level regional maupun Asia.

Indonesia berhasil menjuarai Piala AFF Futsal 2024, meraih medali emas SEA Games 2025, menjadi finalis Piala Asia Futsal 2026, serta finis sebagai runner-up Piala AFF Futsal 2026.

Rentetan hasil tersebut mengangkat posisi Indonesia dalam ranking FIFA. Timnas futsal kini menempati peringkat ke-14 dunia setelah sebelumnya berada di urutan ke-24.

Erick Thohir menilai pencapaian itu harus dibarengi dengan peningkatan kualitas organisasi. Menurut dia, futsal Indonesia telah menunjukkan perkembangan luar biasa dan membutuhkan tata kelola yang lebih profesional.

“Prestasi futsal kita sudah sangat luar biasa. Karena ini sudah mulai naik kelas, organisasinya harus naik kelas,” ujar Erick.

AFI juga mulai menatap target yang lebih ambisius. Setelah persiapan menjadi tuan rumah Piala Asia Futsal 2028, Indonesia berencana mencalonkan diri sebagai host Piala Dunia Futsal FIFA 2028.

Michael menegaskan sinergi antara pengurus pusat dan daerah akan terus diperkuat untuk mewujudkan cita-cita tersebut. AFI tidak hanya ingin sukses sebagai penyelenggara, tetapi juga memastikan Timnas Indonesia mampu bersaing di panggung dunia.

Dengan transformasi organisasi, prestasi timnas yang terus menanjak, serta target menjadi tuan rumah Piala Dunia, futsal Indonesia memasuki momentum emas. Jika konsistensi terjaga, olahraga ini berpeluang menjadi salah satu kekuatan baru Indonesia di pentas internasional. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#AFI #futsal #ffi #Asosiasi