Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Veda Ega Pratama Masih Punya Peluang Besar Meski Harus Berjuang di Kualifikasi Q1 Moto3 Catalunya 2026

Nur Pramudito • Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:51 WIB
Veda Ega Pratama Masih Punya Peluang Besar Meski Harus Berjuang di Kualifikasi Q1 Moto3 Catalunya 2026 (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama Masih Punya Peluang Besar Meski Harus Berjuang di Kualifikasi Q1 Moto3 Catalunya 2026 (Honda Team Asia)

RADARSOLO.COM - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, harus berjuang lebih keras pada seri Moto3 Catalunya 2026 setelah gagal menembus 14 besar dalam sesi practice yang berlangsung Jumat (15/5) malam WIB.

Rider Honda Team Asia itu pun dipastikan memulai sesi kualifikasi dari Q1.

Pada sesi practice Moto3 Catalunya 2026, Veda Ega Pratama menempati posisi ke-19 dengan catatan waktu terbaik 1 menit 48,136 detik.

Hasil tersebut memang menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan FP1, saat dirinya hanya berada di posisi ke-23 dengan waktu 1 menit 50,142 detik.

Meski berhasil memangkas waktu lebih dari dua detik, Veda tetap belum mampu mengamankan tiket otomatis ke Q2.

Baca Juga: Hasil Lengkap Practice Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Gagal Amankan Tiket Q2 Langsung

Alhasil, pembalap rookie asal Indonesia itu harus berjuang lewat sesi kualifikasi Q1 yang akan digelar Sabtu (16/5) pukul 17.45 WIB.

Veda mengakui kondisi lintasan di hari pertama Moto3 Catalunya 2026 cukup menyulitkan.

Temperatur trek yang rendah membuat grip motor tidak maksimal sehingga dirinya kesulitan menemukan rasa percaya diri sejak awal sesi.

"Kemarin sedikit sulit karena sejak awal kondisi sangat menyulitkan dengan temperatur rendah dan grip di trek yang minim,” ujar Veda Ega Pratama dalam rilis resmi Honda Team Asia.

Ia menambahkan bahwa timnya perlahan mampu melakukan peningkatan setelan motor sepanjang hari.

Pada sesi siang, performanya dinilai jauh lebih baik dibandingkan sesi latihan pertama.

“Saat sesi pagi saya kesulitan merasa nyaman di atas motor, tetapi kami perlahan bisa meningkatkan beberapa hal bersama tim. Di sesi siang saya merasa lebih baik dibandingkan FP1,” lanjutnya.

Sayangnya, usaha Veda untuk mencatatkan waktu terbaik pada menit-menit akhir practice tidak berjalan mulus.

Ia mengaku kesulitan mendapatkan putaran bersih karena banyak pembalap berada di depannya saat melakukan time attack.

“Ketika mencoba melakukan attack terakhir, saya terkendala banyak pembalap di depan sehingga tidak mendapatkan lap yang benar-benar bersih. Posisi akhir tentu bukan yang kami harapkan,” kata Veda.

Meski demikian, Veda Ega Pratama tetap optimistis menghadapi sesi kualifikasi Q1 Moto3 Catalunya 2026.

Rider muda Indonesia itu yakin masih memiliki potensi besar untuk bersaing dan memperbaiki posisi start.

“Tetapi saya tetap berpikir potensi itu ada dan kami tahu area mana yang harus ditingkatkan untuk sesi besok. Targetnya tampil bagus di Q1, lolos ke Q2, lalu siap menghadapi balapan,” ucapnya.

Ini bukan kali pertama Veda harus memulai kualifikasi dari Q1 pada musim Moto3 2026. Sebelumnya, situasi serupa juga terjadi pada seri Moto3 Spanyol.

Kala itu Veda finis posisi ke-16 di practice, namun berhasil lolos ke Q2 setelah finis kedua pada sesi Q1.

Menariknya, meski hanya start dari posisi ke-17 pada balapan Moto3 Spanyol, Veda mampu tampil impresif dan finis di urutan keenam.

Sementara pada seri Thailand, Brasil, Amerika Serikat, dan Prancis, Veda Ega Pratama selalu berhasil menembus 14 besar practice sehingga langsung lolos ke sesi Q2.

Penampilan konsisten di musim debut membuat Veda saat ini bertengger di posisi kelima klasemen sementara Moto3 2026.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembalap muda Indonesia itu tetap layak diperhitungkan di persaingan musim ini.(np)

Editor : Nur Pramudito
#Moto3 Catalunya 2026 #Moto3 Catalunya #veda ega pratama #moto3 #moto3 2026