RADARSOLO.COM – Maestro Solo FC memastikan satu tempat di babak final four Pro Futsal League 2 (PFL 2) 2025/2026 setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Giga FC Lampung di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (4/6/2026).
Hasil tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi tim asal Kota Bengawan. Pada musim perdananya tampil di kasta kedua futsal nasional, Maestro Solo berhasil menembus empat besar kompetisi dan menjaga asa untuk melangkah lebih jauh.
Laga kontra Giga FC berlangsung sengit sejak menit awal. Anak asuh Fandy Frima Dana Butarbutar tampil efektif dalam memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan sepanjang pertandingan.
Baca Juga: Indriyanto Semprot Pemain Persebi: Main Pakai Otak dan Hati!
Maestro membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-9 melalui aksi Muhammad Rifaldi. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada babak pertama sekaligus membawa Maestro unggul 1-0 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah menjadi pertarungan terbuka yang menghadirkan total enam gol tambahan. Giga FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Fanzola Novi Dharma pada menit ke-23.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Dwi Priyo Ramadhani membawa Maestro kembali memimpin 2-1 pada menit ke-25. Hanya beberapa detik berselang, Dzaky Arya Putra langsung membalas untuk membuat skor kembali imbang 2-2.
Dukungan suporter yang memenuhi GOR Bung Karno semakin membakar semangat para pemain Maestro. Tim tuan rumah terus menekan demi mengamankan kemenangan yang sangat penting dalam perebutan tiket final four.
Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-29. Kapten tim Safari Nur Hannafi sukses mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Maestro unggul 3-2 atas wakil Lampung tersebut.
Baca Juga: Jadwal Laga Hidup Mati Liga 4 Piala Presiden Hari Ini, 5 Juni:
Satu menit kemudian, Muhammad Rifaldi kembali menunjukkan kualitasnya. Pemain andalan Maestro itu mencetak gol keduanya dalam pertandingan sekaligus memperlebar keunggulan menjadi 4-2.
Ketegangan pertandingan semakin meningkat ketika pemain Giga FC, Axel Yogi Pratama, menerima kartu kuning pada menit ke-30. Intensitas laga yang tinggi membuat duel-duel di lapangan berlangsung keras.
Petaka kemudian menghampiri kubu Giga FC. Teddy Norton Silalahi harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah mendapatkan kartu merah langsung pada menit ke-33.
Meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, Giga FC belum menyerah. Mereka masih mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Rafli Wahyudi pada menit ke-36 sehingga skor berubah menjadi 4-3.
Pada menit-menit akhir, Giga FC terus berupaya mencari gol penyeimbang. Namun disiplin pertahanan Maestro mampu meredam setiap serangan yang dibangun lawan hingga peluit panjang dibunyikan wasit.
Kemenangan tersebut memastikan Maestro Solo FC mengunci tiket ke babak final four PFL 2 2025/2026. Tambahan tiga poin membuat posisi mereka tidak lagi terkejar dalam perebutan empat besar.
Pelatih Maestro Solo FC Fandy Frima Dana Butarbutar mengaku bersyukur atas keberhasilan timnya menembus babak final four pada musim perdana mereka di PFL 2.
"Alhamdulillah, pertama saya mengucapkan syukur kepada Allah SWT. Sebenarnya sejak awal tidak ada target khusus dari owner untuk memastikan diri lolos ke final four," ujarnya melalui rilis yang diterima Jawapos Radar Solo, Jumat (5/6/2026).
"Namun berkat dukungan luar biasa dari manajemen serta perkembangan yang ditunjukkan para pemain selama proses kompetisi, kami akhirnya bisa mencapai titik ini," imbuhnya.
Fandy menegaskan pencapaian tersebut tidak membuat timnya cepat berpuas diri. Menurutnya, Maestro Solo masih memiliki satu pertandingan reguler yang harus diselesaikan sebelum fokus menghadapi babak final four.
"Kami menikmati pencapaian hari ini, tetapi perjuangan belum selesai. Kami masih harus menyelesaikan laga reguler terakhir melawan Proton dan akan terus berjuang hingga kompetisi berakhir," tegasnya.
Sementara itu, berkat torehan dua gol, kontribusi dalam membangun serangan, dan perannya sebagai pembeda di laga krusial tersebut, Muhammad Rifaldi dinobatkan sebagai man of the match. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy