RADARSOLO.COM – Kota Solo kembali dipercaya menjadi tuan rumah ajang lari berskala nasional. Namun kali ini, peserta tidak hanya diajak mengejar garis finis. Melalui Run For Humanity 2026, ribuan pelari akan diajak berlari sambil menebar manfaat bagi sesama melalui program sosial dan kemanusiaan.
Event yang dijadwalkan berlangsung pada 2 Agustus mendatang itu diproyeksikan diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat citra Solo sebagai destinasi sport tourism yang terus berkembang.
Pemerintah Kota (Pemkot) Solo menyambut positif penyelenggaraan Run For Humanity. Selain mendukung gaya hidup sehat, kegiatan ini dinilai mampu menghadirkan dampak sosial sekaligus ekonomi bagi kota.
Baca Juga: Cekcok Picu Tingginya Kasus Perceraian Di Sukoharjo
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Solo Rini Kusumandari, menegaskan bahwa Solo terbuka bagi berbagai kegiatan olahraga, baik berskala lokal, nasional, maupun internasional.
Menurutnya, Solo memiliki banyak keunggulan untuk menjadi lokasi penyelenggaraan event lari. Selain didukung komunitas pelari yang terus berkembang, kota ini juga memiliki rute yang menarik serta berbagai destinasi budaya yang dapat dinikmati peserta.
“Ini menjadi momentum untuk menegaskan bahwa Kota Solo adalah kota yang ramah untuk aktivitas olahraga baik yang berskala lokal, nasional, atau internasional sehingga memberikan dampak luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemkot berharap kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan pengalaman baru bagi para peserta, tetapi juga mendorong masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan yang menjadi ruh utama penyelenggaraan acara.
Founder Run For Humanity, Dimas Seto, mengatakan pemilihan Solo sebagai lokasi kegiatan merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu tujuan wisata olahraga yang semakin diminati para pelari.
Menurutnya, tren olahraga lari di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Momentum itu dimanfaatkan untuk menghadirkan kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada olahraga, tetapi juga membawa pesan sosial yang kuat.
“Tren olahraga tumbuh masif di Indonesia. Kami ingin memperkenalkan kekayaan budaya dan keramahan kota melalui rute yang sarat makna,” katanya.
Lebih dari sekadar event olahraga, Run For Humanity mengusung misi kemanusiaan. Sebagian hasil penyelenggaraan kegiatan akan disalurkan untuk mendukung program pendidikan dan bantuan kesehatan di berbagai daerah di Indonesia.
Dimas menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mendapat dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai sponsor utama. Dukungan tersebut diharapkan mampu memperluas dampak sosial yang dihasilkan dari kegiatan tersebut.
“Kami juga mendapat dukungan dari PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sebagai sponsor utama, dan yang tidak kalah penting sebagian hasil dari Run For Humanity akan disalurkan untuk program pendidikan dan bantuan kesehatan di Indonesia,” jelasnya.
Dengan menggabungkan olahraga, wisata kota, dan aksi kemanusiaan, Run For Humanity diharapkan menjadi lebih dari sekadar lomba lari. Event ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan solidaritas di tengah masyarakat. (ves)
Editor : Kabun Triyatno