Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Sempat Unggul di Babak Pertama, Maestro Solo Justru Dibuat Tak Berkutik oleh KLN Elite

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 19 Juni 2026 | 15:54 WIB
 Maestro Solo FC melawan KLN Elite FC di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (18/6/2026). (DOK. KFI)
 Maestro Solo FC melawan KLN Elite FC di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (18/6/2026). (DOK. KFI)

RADARSOLO.COM – Maestro Solo FC harus mengawali langkah mereka di Championship Round Pro Futsal League 2 (PFL2) 2026 dengan hasil mengecewakan. Sempat unggul hingga turun minum, tim asal Kota Bengawan justru gagal mempertahankan keunggulan dan dipaksa menyerah 2-4 dari KLN Elite FC di GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (18/6/2026).

Hasil tersebut membuat Maestro Solo FC gagal meraih poin pada laga perdana fase single round robin. Sebaliknya, KLN Elite FC sukses mengamankan tiga poin penting untuk menjaga peluang finis di posisi dua besar sekaligus membuka jalan menuju grand final.

Maestro tampil menjanjikan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Fandy Frima Dana Butarbutar langsung mengambil inisiatif permainan dan berhasil membuka keunggulan ketika laga baru memasuki menit keempat. Fajar Saputra sukses memanfaatkan peluang untuk membawa Maestro unggul 1-0.

KLN Elite FC sempat merespons lewat gol Andika Ramadhan pada menit ke-14 yang membuat skor kembali imbang. Namun, Maestro kembali menunjukkan efektivitas serangan mereka. Dua menit berselang, Fajar Saputra kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus membawa Maestro unggul 2-1.

Keunggulan tersebut bertahan hingga jeda pertandingan. Namun situasi berubah drastis setelah memasuki babak kedua.

KLN Elite FC tampil lebih agresif dan langsung menekan sejak awal paruh kedua. Hasilnya terlihat ketika Sapta Kevin mencetak gol penyeimbang hanya satu menit setelah babak kedua dimulai.

Momentum kemudian sepenuhnya berpihak kepada KLN. Pada menit ke-25, Wildan Arif Hakim sukses membalikkan keadaan dan membawa timnya unggul 3-2.

Saat Maestro berupaya mengejar ketertinggalan, KLN justru mampu memanfaatkan celah pertahanan lawan. Kapten tim Dyas Fiqri Fauzi memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-35 yang mengubah skor menjadi 4-2.

Skor tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Asisten Pelatih Maestro Solo FC, Afip Burhanudin, mengakui timnya belum mampu memenuhi harapan para pendukung. Ia meminta maaf atas hasil negatif tersebut dan memastikan evaluasi akan segera dilakukan untuk menghadapi dua laga berikutnya.

"Yang pertama, kami mohon maaf kepada para penggemar Maestro Solo FC karena hasil tidak memberikan yang terbaik. Kita mengalami kekalahan, tentunya kita akan melakukan evaluasi dan perbaikan untuk dua pertandingan berikutnya untuk lebih baik lagi," ujarnya.

Pemain Maestro Solo, Ahmad Efendi, juga menilai performa timnya belum maksimal. Meski demikian, ia optimistis timnya masih memiliki peluang bangkit pada pertandingan selanjutnya.

"Mungkin pertandingan kali ini kurang maksimal dari kami. Semoga di pertandingan berikutnya bisa mendapatkan tiga poin dan diberikan kelancaran serta kemudahan," katanya.

Di kubu pemenang, Pelatih Kiper KLN Elite FC, Eri Firmansyah, menyebut kebangkitan timnya berawal dari motivasi yang diberikan saat jeda pertandingan. Menurutnya, tim pelatih tidak memberikan tekanan berlebih kepada pemain, melainkan hanya membangkitkan semangat untuk tampil lebih baik di babak kedua.

"Kalau kita bisa memotivasi anak-anak, inilah hasilnya. Kami tidak banyak menekan pemain, hanya memberi motivasi agar babak kedua bermain lebih baik. Saya juga respek kepada Maestro karena mereka bermain bagus dan membuat kami semakin termotivasi," ucapnya.

Sementara itu, Sapta Kevin yang mencetak gol penyeimbang mengaku bersyukur atas kemenangan tersebut. Ia menilai hasil positif di laga pembuka championship round menjadi modal berharga bagi timnya untuk menatap pertandingan berikutnya.

"Alhamdulillah kami diberi kemenangan di final four championship pertama ini. Ini langkah yang bagus buat tim ke depannya. Semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa kembali meraih kemenangan," tandasnya.

Kapten KLN Elite FC, Dyas Fiqri Fauzi, yang mencetak gol penutup kemenangan sekaligus memimpin kebangkitan tim, akhirnya dinobatkan sebagai Man of the Match. Penghargaan itu melengkapi malam manis KLN Elite FC setelah sukses membalikkan keadaan dan mengawali Championship Round dengan kemenangan penting. (hj/nik)


 

Editor : Niko auglandy
#pfl 2 #Maesto Solo