RADARSOLO.COM — Perjuangan pembalap muda andalan Indonesia, Veda Ega Pratama, di seri kejuaraan Moto3 Grand Prix Ceko 2026 akan memasuki babak krusial pada Sabtu (20/6/2026) besok.
Setelah menyelesaikan rangkaian sesi latihan di bawah cuaca terik Sirkuit Brno, rider asal Gunungkidul, Yogyakarta ini dipastikan harus merangkak dari sesi Kualifikasi 1 (Q1) untuk memperebutkan posisi start terbaik.
Kepastian ini didapat setelah pembalap tim Honda Team Asia tersebut menempati peringkat ke-15 pada hasil akhir sesi Practice utama yang digelar Jumat (19/6/2026).
Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Ceko 2026, Veda Ega Pratama Pertajam Catatan Waktu di Sesi Penentuan
Sesuai regulasi, hanya 14 pembalap tercepat gabungan yang berhak langsung melenggang otomatis ke Kualifikasi 2 (Q2).
Sementara Veda terpaksa finis tepat satu strip di luar zona aman tersebut dengan catatan waktu terbaik 2 menit 05,911 detik.
Bagi para pencinta balap tanah air yang ingin memberikan dukungan, jam berapa aksi Veda Ega Pratama di lintasan Brno akan dimulai besok?
Baca Juga: Moto3 Ceko 2026: Veda Ega Pratama Jalani Ujian Berat, Adaptasi di Sirkuit Brno Jadi Kunci
Jadwal Sesi Kualifikasi Moto3 Ceko 2026
Seluruh rangkaian perebutan pole position kelas Moto3 Ceko 2026 akan ditayangkan pada Sabtu sore, 20 Juni 2026.
Berikut pembagian waktunya dalam Waktu Indonesia Barat (WIB):
- Sesi Pemanasan (Free Practice 2 / FP2): Pukul 13.40 – 14.10 WIB (Kesempatan terakhir mematangkan pengaturan motor).
- Sesi Kualifikasi 1 (Q1): Pukul 17.45 WIB (Titik perjuangan awal Veda Ega Pratama).
- Sesi Kualifikasi 2 (Q2): Berlangsung tepat setelah Q1 usai, hingga berakhir pada pukul 18.25 WIB.
Pada sesi Q1 besok sore, Veda wajib finis di posisi empat besar guna mendapatkan tiket promosi lolos ke babak Q2, sekaligus menjaga peluang mengamankan barisan start terdepan saat Main Race hari Minggu.
Sempat Tembus 10 Besar Sebelum Merosot
Jalannya sesi Practice penentuan pada hari Jumat (19/6/2026), memperlihatkan grafik performa Veda yang fluktuatif.
Sempat kesulitan dan tercecer di luar urutan 23 besar pada menit-menit awal, pembalap muda Indonesia ini menunjukkan daya juang tinggi.
Menjelang empat menit sesi berakhir, Veda sempat melesat tajam ke peringkat kedelapan dan memangkas selisih waktu dengan pimpinan sesi saat itu, David Almansa, menjadi hanya 0,967 detik.
Sayangnya, di menit-menit akhir, posisinya kembali tergeser oleh tajamnya catatan waktu pembalap lain.
Sehingga ia melorot ke urutan ke-12, ke-13, hingga akhirnya tertahan di peringkat ke-15.
Sesi Practice sendiri dikuasai oleh pembalap Malaysia, Hakim Danish, dengan torehan tercepat 2 menit 04,754 detik.
Baca Juga: Sempat Unggul di Babak Pertama, Maestro Solo Justru Dibuat Tak Berkutik oleh KLN Elite
Ambisi Tebus Kegagalan dan Taklukkan Elevasi Brno
Sirkuit Brno menjadi tantangan yang sangat dinantikan oleh Veda.
Mengingat hasil minor pada seri sebelumnya di Balaton Park, Hongaria—di mana ia hanya mampu mengakhiri balapan di posisi ke-16—Veda termotivasi menjadikan seri Ceko sebagai ajang kebangkitan.
Meskipun Brno merupakan lintasan yang baru baginya, karakteristik trek Eropa Tengah ini dinilai sangat menantang dengan tikungan mengalir serta perubahan elevasi yang curam.
"Hal terpenting adalah kami belajar banyak dari akhir pekan lalu, terutama cara beradaptasi cepat di sirkuit baru," ungkap Veda melalui rilis resmi Honda Team Asia.
Editor : Syahaamah Fikria