RADARSOLO.COM - Kepercayaan diri tinggi tengah menyelimuti pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, menjelang seri Moto3 Belanda 2026 yang akan berlangsung di TT Circuit Assen.
Rider Honda Team Asia tersebut datang dengan modal berharga setelah menorehkan performa impresif pada putaran sebelumnya di Brno.
Pada balapan Moto3 Republik Ceko, Veda menunjukkan mentalitas petarung yang luar biasa.
Memulai lomba dari posisi ke-20, ia mampu melakukan comeback spektakuler dengan menyalip satu per satu rivalnya hingga berhasil finis di posisi kelima.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian terbaiknya musim ini sekaligus membuktikan perkembangan signifikan yang terus ditunjukkan sepanjang kompetisi.
Penampilan gemilang di Brno tidak hanya menghadirkan tambahan poin penting bagi Honda Team Asia, tetapi juga meningkatkan kepercayaan diri Veda dalam menghadapi tantangan berikutnya.
Kemampuan menjaga ritme balap, memanfaatkan peluang menyalip, serta tampil tenang di tengah persaingan ketat menjadi bukti kematangan yang mulai terlihat pada pembalap asal Indonesia tersebut.
Kini tantangan baru sudah menanti di Assen. Sirkuit legendaris yang dijuluki "The Cathedral of Speed" itu dikenal memiliki karakter lintasan yang berbeda dibanding Brno.
Deretan tikungan cepat dan perubahan arah yang mengalir menuntut kombinasi antara keberanian, presisi, serta setelan motor yang tepat agar mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balapan.
Meski demikian, tren performa yang terus meningkat membuat optimisme di dalam tim tetap terjaga.
Honda Team Asia diyakini akan bekerja keras menyiapkan paket terbaik untuk membantu Veda beradaptasi dengan karakteristik Assen.
Dukungan teknis yang maksimal menjadi kunci agar momentum positif yang sudah dibangun sejak beberapa seri terakhir dapat terus dipertahankan.
Bagi Veda, hasil finis lima besar di Brno bukanlah titik akhir, melainkan pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik lagi.
Pembalap muda berbakat tersebut memahami bahwa persaingan di kelas Moto3 sangat ketat, di mana selisih waktu antarpembalap sering kali hanya terpaut sepersekian detik.
Dengan mental bertanding yang semakin matang dan pengalaman yang terus bertambah, Veda bertekad melanjutkan tren positif bersama Honda Team Asia di Moto3 Belanda 2026.
Jika mampu menjaga konsistensi serta menemukan ritme terbaik sejak sesi latihan bebas, peluang untuk kembali bersaing di barisan depan terbuka lebar.
Seri Assen pun berpotensi menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Veda Ega Pratama.
Setelah sukses mencuri perhatian lewat aksi comeback sensasional di Brno, kini publik Indonesia menantikan apakah sang pembalap muda mampu kembali menghadirkan kejutan dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu penantang serius di papan atas Moto3 musim 2026.(np)
Editor : Nur Pramudito