Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Hadapi Raksasa Futsal Dunia, Timnas U-17 Indonesia Belajar dari Kekalahan atas Spanyol

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Jumat, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB
Timnas Futsal Indonesia U-17 melawan Spanyol U-17, dalam ajang IV Torneo Internacional U17 di Spanyol, Rabu (24/6/2026). (dok.AFI)
Timnas Futsal Indonesia U-17 melawan Spanyol U-17, dalam ajang IV Torneo Internacional U17 di Spanyol, Rabu (24/6/2026). (dok.FFI)

RADARSOLO.COM – Timnas Futsal U-17 Indonesia mendapat pelajaran berharga saat menghadapi salah satu raksasa futsal dunia, Spanyol U-17, dalam ajang IV Torneo Internacional U17 di Spanyol, Rabu (24/6/2026). Skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah takluk dengan skor 0-4.

Laga yang dimulai pukul 17.30 waktu setempat itu menjadi ujian sesungguhnya bagi tim futsal Garuda Muda. Menghadapi permainan cepat dan disiplin ala Spanyol, para pemain Indonesia sempat kesulitan mengembangkan permainan, terutama pada babak pertama.

Pelatih Kepala Timnas Futsal U-17 Indonesia, Amril Daulay, mengakui anak asuhnya belum siap menghadapi tempo permainan lawan sejak menit-menit awal. Kondisi tersebut membuat Indonesia kerap kehilangan bola dan gagal membangun serangan secara efektif.

"Awal pertandingan tim tidak siap dengan kecepatan permainan Spanyol sehingga mereka kesulitan melakukan progres permainan dan masih agak takut untuk bermain. Masih banyak kesalahan, termasuk saat bertahan menghadapi set piece. Masalah konsentrasi juga membuat Spanyol bisa mencetak gol," ujarnya.

Baca Juga: Kisah Wartawan Korban Mafia Kayu Hidup Kembali di Panggung, Monolog Siswi SMAN 1 Polokarto Bikin Penonton TBJT Terdiam dan Terpukau

Meski tertinggal, performa Indonesia mulai membaik selepas turun minum. Garuda Muda mampu bermain lebih berani dan beberapa kali mencoba membangun serangan ke wilayah pertahanan lawan.

Namun, menurut Amril, persoalan penyelesaian serangan masih menjadi pekerjaan rumah. Ia menilai para pemain masih terlalu mengandalkan kemampuan individu sehingga aliran bola kerap terhenti sebelum memasuki area berbahaya.

"Di babak kedua para pemain bermain lebih baik, tetapi ada beberapa situasi bola tidak bisa progres. Saat satu lawan satu mereka masih kesulitan karena Spanyol sangat baik dalam melakukan recovery," katanya.

Baca Juga: Melalui Monolog, Pelajar di Solo Raya Diajak Menemukan Nilai-Nilai Kehidupan dalam Sastra

Dia menambahkan, pertandingan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas individu saja belum cukup untuk bersaing di level internasional. Para pemain dituntut mampu memainkan kombinasi antarpemain agar serangan lebih efektif dan tidak mudah dipatahkan lawan.

"Individual saja tidak cukup. Mereka harus bisa bermain berdua, mencari cara agar bola bisa progres. Anak-anak juga masih terburu-buru ketika mendapatkan peluang. Ini menjadi pelajaran penting untuk mereka," imbuhnya.

Meski kalah, Indonesia sempat menunjukkan potensi memberikan ancaman melalui skema serangan balik. Berdasarkan lembar pertandingan, salah satu pemain Spanyol bahkan menerima kartu kuning setelah menghentikan peluang serangan cepat Indonesia dengan pelanggaran.

Tensi pertandingan juga terasa di area teknis. Kepala Ekspedisi Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, turut diganjar kartu kuning akibat melayangkan protes terhadap keputusan wasit. Situasi tersebut menggambarkan tingginya intensitas pertandingan sekaligus besarnya perhatian jajaran ofisial dalam mendampingi para pemain muda.

Baca Juga: Melalui Monolog, Pelajar di Solo Raya Diajak Menemukan Nilai-Nilai Kehidupan dalam Sastra

Amril menegaskan kekalahan dari Spanyol harus dijadikan modal evaluasi menghadapi pertandingan berikutnya. Ia berharap pengalaman melawan tim elite dunia mampu mempercepat perkembangan mental dan kualitas permainan anak asuhnya.

"Ini langkah awal bagi anak-anak. Semoga pada pertandingan berikutnya mereka bisa tampil lebih baik saat melawan Brasil. Kejadian-kejadian di pertandingan ini menjadi pelajaran penting untuk ke depannya," pungkasnya.

Timnas Futsal U-17 Indonesia dijadwalkan kembali bertanding menghadapi Brasil pada lanjutan IV Torneo Internacional U17, Jumat (26/6) pukul 22.30 WIB. Duel tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Garuda Muda untuk mengukur perkembangan sekaligus menerapkan evaluasi yang diperoleh usai menghadapi Spanyol. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
#futsal #timnas