Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Timnas Futsal Indonesia U17 Dibungkam Brasil 0-9, Hector Souto: Sikap Tidak Bisa Ditawar

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:19 WIB
Timnas futsal Indonesia U-17 lawan Brasil di ajang IV Torneo Internacional U17 – VI Nations di Spanyol. (Dok. AFI)
Timnas futsal Indonesia U-17 lawan Brasil di ajang IV Torneo Internacional U17 – VI Nations di Spanyol. (Dok. AFI)

RADARSOLO.COM – Timnas Futsal U-17 Indonesia kembali mendapat pelajaran berharga pada ajang IV Torneo Internacional U17 – VI Nations di Spanyol. Menghadapi salah satu raksasa futsal dunia, Brasil, skuad Garuda Muda harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor telak 0-9 pada pertandingan yang digelar Jumat (26/6/2026) waktu setempat.

Kekalahan tersebut menjadi hasil kedua yang diterima anak asuh Amril Daulany selama mengikuti turnamen. Sebelumnya, Indonesia juga harus menyerah 0-4 saat menghadapi tuan rumah Spanyol. Meski demikian, Federasi Futsal Indonesia (FFI) menilai rangkaian laga melawan tim-tim elite dunia merupakan bagian penting dari proses pembinaan pemain usia muda.

Baca Juga: Bangga! Tiga Putra Solo Raya Resmi Perkuat Timnas Indonesia U-17 dan Siap Lawan Malaysia di Stadion Manahan

Brasil tampil dominan sejak menit-menit awal pertandingan. Tim berjuluk Selecao itu berhasil unggul 3-0 pada babak pertama melalui dua gol Jhon Lucas dan satu gol Pietro Martins Moita.

Selepas jeda, tekanan Brasil semakin sulit dibendung. Victor Franco dan Arthur Franco masing-masing menyumbang satu gol, sementara Pietro Martins Moita kembali mencetak dua gol tambahan untuk melengkapi hattrick. Murilo Carlos, Isaac Santos, dan Joao Gabriel turut mencatatkan nama di papan skor sekaligus memastikan kemenangan Brasil dengan skor 9-0.

Baca Juga: 'Matur Nuwun Surakarta', Pesan Menyentuh Rian Miziar Usai Dilepas Persis Solo

Meski terus berada dalam tekanan, Indonesia tetap berusaha memberikan perlawanan. Salah satu momen yang menunjukkan kerasnya pertandingan terjadi pada menit ke-19 ketika Niant Moris Very harus melakukan pelanggaran taktis dengan menarik pemain Brasil untuk memutus serangan balik. Aksi tersebut membuatnya diganjar kartu kuning.

FFI menyebut pertandingan melawan Brasil menjadi pengalaman yang sangat penting bagi para pemain muda Indonesia. Menghadapi tim dengan kualitas individu, kecepatan permainan, serta organisasi taktik kelas dunia diyakini mampu memperkaya pengalaman bertanding sekaligus meningkatkan kemampuan para pemain.

Menurut FFI, memberikan kesempatan kepada pemain usia muda untuk berhadapan langsung dengan negara-negara elite merupakan bagian dari roadmap pembinaan jangka panjang. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas teknis, taktis, maupun mental bertanding.

Pelatih Timnas Futsal Senior Indonesia yang juga Kepala Ekspedisi Timnas Futsal U-17, Hector Souto, mengakui hasil tersebut merupakan salah satu kekalahan yang paling sulit diterimanya. Namun, ia meminta para pemain menjadikan pertandingan melawan Brasil sebagai pelajaran penting dalam perjalanan karier mereka.

"Sikap adalah nilai yang tidak bisa ditawar dalam Timnas Futsal Indonesia. Saya tidak akan pernah menerima kekalahan sebesar apa pun tanpa berusaha melawan, berani, dan terus memberontak terhadap keadaan sampai detik terakhir," tulis Hector Souto melalui akun Instagram pribadinya. 

Pelatih asal Spanyol itu menilai anak asuhnya sebenarnya mampu tampil cukup baik pada awal pertandingan. Namun, konsentrasi dan kualitas permainan mulai menurun sehingga Brasil mampu memanfaatkan setiap kesalahan yang terjadi.

"Hari ini kalian bermain sangat, sangat baik selama 18 menit, tetapi 22 menit sisanya benar-benar buruk. Anggap ini sebagai pelajaran hidup," ujarnya.

Hector juga mengingatkan bahwa perbedaan kualitas dengan Brasil merupakan sesuatu yang wajar. Menurutnya, Brasil adalah negara dengan enam gelar juara dunia futsal dan memiliki banyak pemain yang berkompetisi di liga-liga terbaik dunia, sementara Indonesia masih berada dalam tahap membangun fondasi pembinaan.

Baca Juga: Hasil Piala Dunia 2026 Hari Ini: Belgia Pesta 5 Gol, Mesir Lolos Dramatis, Klasemen Grup G Berubah Total

Meski menelan dua kekalahan beruntun dari Spanyol dan Brasil, Hector menegaskan timnya tidak akan berhenti berbenah. Evaluasi terhadap aspek teknis, taktis, maupun struktural akan terus dilakukan agar pengalaman menghadapi tim-tim terbaik dunia dapat menjadi modal penting bagi perkembangan Timnas Futsal U-17 Indonesia pada masa mendatang.

Berikutnya Timnas Futsal Indonesia U17 akan menghadapi Maroko di laga berikutnya yang rencananya akan dipertandingkan pada Sabtu (27/6/2026) pukul 17.00 WIB di Castro Del Rio, Cordoba, Spanyol. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
#futsal #timnas