RADARSOLO.COM - Moto3 Belanda 2026 di TT Circuit Assen berakhir pahit bagi pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama.
Rider Honda Team Asia tersebut harus mengakhiri balapan lebih cepat setelah mengalami crash di Moto3 Belanda 2026 dan gagal finis pada seri ke-10 musim ini.
Meski hasil akhirnya mengecewakan, sepanjang akhir pekan Veda sebenarnya menunjukkan performa yang cukup menjanjikan.
Ia tampil kompetitif sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, bahkan mampu menembus posisi start tujuh besar.
Namun, hasil tersebut tidak berlanjut di balapan utama.
Baca Juga: Update Posisi Veda Ega Pratama Klasemen Moto3 2026, Usai Gagal Finis di Assen
Memulai dari posisi ketujuh, Veda langsung tampil agresif dan sempat bersaing di barisan depan.
Ia bahkan berhasil naik hingga posisi kedua dan ikut memperebutkan peluang podium.
Sayangnya, duel ketat dengan beberapa pebalap membuat posisinya turun sebelum akhirnya petaka datang di pertengahan balapan
Memasuki lap-lap krusial, Veda mengalami kecelakaan di Tikungan 4 yang membuatnya tidak bisa melanjutkan lomba.
“Balapan hari ini menjadi bencana karena saya tidak bisa finis, jadi saya sangat kecewa. Setelah menjalani akhir pekan yang sangat baik dan punya perasaan yang bagus dengan motor, hasil ini sulit diterima," ujar Veda.
Meski begitu, ia tetap mencoba mengambil sisi positif dari penampilannya di Moto3 Belanda 2026.
"Tapi saya juga melihat sisi positif karena feeling dengan motor sangat baik. Saya bisa bertarung dengan para pebalap terdepan, bersaing di posisi depan, dan menunjukkan potensi saya," lanjutnya.
Veda juga mengakui bahwa insiden tersebut menjadi pelajaran penting untuk memperbaiki cara mengambil keputusan di lintasan.
"Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas saat balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik. Kecelakaan ini juga kesalahan saya, jadi saya akan mengambil pelajaran dari hari ini," katanya.
"Tentu saya kecewa, tetapi saya tahu kami punya kecepatan dan rasa percaya diri. Saya akan kembali lebih kuat di Jerman,” tegasnya.
Fokus Bangkit di Seri Jerman Moto3 2026
Team Manager Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, menegaskan bahwa tim akan segera bangkit dan fokus menghadapi seri berikutnya di Sachsenring, Jerman.
"Inilah balapan dan terkadang situasi seperti ini bisa terjadi. Kami kecewa, tetapi harus belajar dari kesalahan dan kembali lebih kuat pada balapan berikutnya di Jerman," ujarnya.
"Terima kasih kepada seluruh sponsor dan pendukung atas dukungan yang terus diberikan,” tambahnya.
Seri berikutnya, Moto3 Jerman 2026 di Sachsenring, menjadi kesempatan bagi Veda untuk menebus hasil buruk di Belanda sekaligus kembali mengamankan poin penting di klasemen.
Dampak di Klasemen Moto3 2026
Hasil crash di Moto3 Belanda 2026 membuat posisi Veda di klasemen sementara harus turun.
Ia disalip oleh beberapa rival, termasuk Hakim Danish yang sukses mengamankan tambahan poin setelah finis di zona 10 besar.
Di puncak klasemen, Máximo Quiles masih kokoh memimpin dengan 211 poin, unggul cukup jauh dari para pesaingnya.
Sementara itu, persaingan papan tengah semakin ketat, termasuk posisi Veda yang kini harus berjuang kembali di seri-seri berikutnya.
Meski kehilangan poin di Assen, performa Veda sepanjang balapan tetap menunjukkan bahwa ia memiliki potensi besar untuk bersaing di level terdepan Moto3 musim 2026.
Klasemen Sementara Moto3 2026 Usai GP Belanda
Berikut klasemen sementara Moto3 2026:
- Máximo Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team): 211 poin
- Álvaro Carpe (Red Bull KTM Ajo): 121 poin
- David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 109 poin
- Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo): 102 poin
- Marco Morelli (CFMOTO Gaviota Aspar Team): 102 poin
- Hakim Danish (MT Helmets MSI): 82 poin
- Veda Ega Pratama (Honda Team Asia): 82 poin
- Valentín Perrone (Red Bull KTM Tech3): 79 poin
- David Muñoz (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 52 poin
- Guido Pini (Leopard Racing): 48 poin
- Joel Esteban (LEVELUP-MTA): 48 poin
- Adrián Cruces (CIP Green Power): 46 poin
- Matteo Bertelle (LEVELUP-MTA): 44 poin
- Rico Salmela (Red Bull KTM Tech3): 40 poin
- Casey O'Gorman (SIC58 Squadra Corse): 40 poin
- Joel Kelso (GRYD-Mlav Racing): 38 poin
- Eddie O'Shea (GRYD-Mlav Racing): 36 poin
- Jesús Ríos (Rivacold Snipers Team): 35 poin
- Adrián Fernández (Leopard Racing): 28 poin
- Scott Ogden (CIP Green Power): 27 poin
- Ryusei Yamanaka (MT Helmets MSI): 15 poin
- Marcos Uriarte (Liqui Moly Dynavolt Intact GP): 6 poin
- Leo Rammerstorfer (SIC58 Squadra Corse): 4 poin
- Cormac Buchanan (CODE Motorsports): 2 poin
- Zen Mitani (Honda Team Asia): 2 poin
- Ruche Moodley (CODE Motorsports): 1 poin
- Nicola Carraro (Rivacold Snipers Team): 0 poin