RADARSOLO.COM – Sprinter muda kebanggaan Kota Solo, Shava S. Warangga, bersiap mencatatkan sejarah di panggung internasional. Atlet berusia 17 tahun itu dipastikan menjadi wakil Indonesia pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20 yang akan digelar di Eugene, Oregon, Amerika Serikat, pada 5–9 Agustus 2026.
Tiket menuju kejuaraan dunia diraih Shava setelah tampil impresif pada Kejuaraan Nasional Atletik. Di ajang tersebut, ia sukses mempertajam catatan waktu pada nomor lari 100 meter sekaligus mencetak rekor pribadi (personal best).
"Alhamdulillah kemarin saya bisa memecahkan rekor pribadi di nomor 100 meter dan akhirnya bisa lolos ke Kejuaraan Dunia di Oregon," ujar Shava kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (9/7).
Baca Juga: Resmi! Kendal Tornado FC Boyong Eks Striker Garudayaksa FC Demi Target Promosi
Keberhasilan tersebut menjadi buah dari program latihan yang dijalani selama berbulan-bulan bersama tim pelatih. Kini, fokus Shava sepenuhnya tertuju pada persiapan menghadapi persaingan dengan para sprinter terbaik dunia.
Meski akan menjalani debut di ajang bergengsi tingkat dunia, Shava memilih tetap realistis. Ia tidak ingin terbebani target berlebihan dan lebih fokus memberikan penampilan terbaik.
"Harapan saya semoga bisa melakukan yang terbaik dan bisa memecahkan rekor nasional Indonesia," ungkapnya.
Baca Juga: Di Balik Kesuksesan Taufik ke Timnas U-17, Ada Kejelian Pelatih Persiharjo Sukoharjo
Sementara itu, Ketua KONI Kota Solo Her Suprabu menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Shava menembus Kejuaraan Dunia Atletik U-20. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kota Solo karena mampu melahirkan atlet yang siap bersaing di level internasional.
"Kami sangat bangga atas prestasi Mbak Shava yang berhasil memenuhi kualifikasi Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Eugene. Mudah-mudahan nanti bisa mendapatkan pengalaman luar biasa sekaligus mencatatkan prestasi terbaik," ujar Her Suprabu.
Baca Juga: Persis Solo Langsung Tancap Gas, Ricky Nelson Genjot Fisik Pemain di Latihan Perdana
Dia memastikan KONI Kota Solo akan terus memberikan dukungan penuh dengan berkoordinasi bersama PASI untuk memantau perkembangan latihan Shava di PPLP Jawa Tengah. Bahkan, sebelum keberangkatan ke Amerika Serikat, KONI berencana mempertemukan Shava dengan Wali Kota Solo sebagai bentuk motivasi dan dukungan moral.
Her Suprabu berharap pencapaian Shava mampu menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda Kota Solo untuk terus berprestasi. Menurutnya, semakin banyak kompetisi usia muda yang digelar, semakin besar peluang lahirnya sprinter-sprinter baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia.
"Besar harapan kami prestasi Mbak Shava bisa menjadi inspirasi lahirnya atlet-atlet muda Solo yang nantinya mampu mengharumkan nama Indonesia di pentas dunia," pungkasnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy