RADARSOLO.COM-Langkah nyata menggencarkan aktivitas pariwisata olahraga (sport tourism) di wilayah Jawa Tengah terus digulirkan secara masif.
Salah satunya dibuktikan melalui keikutsertaan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno dalam ajang Sukoharjo Spektakuler Run 2026 yang berlangsung, Minggu (19/7/2026).
Ajang lari massal yang menjadi event penutup perayaan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo ini sukses menyedot perhatian 2.000 pelari sekaligus.
Baca Juga: Perkuat Program Kecamatan Berdaya, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Lepas 4.000 Mahasiswa KKN Undip
"Ini adalah rangkaian dari peringatan Hari Jadi ke-80 Kabupaten Sukoharjo. Terima kasih tadi Gubernur Ahmad Luthfi ikut membersamai masyarakat Kabupaten Sukoharjo dan sekitarnya yang ikut meramaikan dan menjadi peserta," kata Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo usai acara.
Melalui pelaksanaan event ini, Eko berharap dapat memicu semangat mendalam bagi masyarakat Sukoharjo untuk memegang teguh filosofi mulat sarira angrasa wani, rumangsa melu andarbeni, dan wajib melu angrungkebi (berani mawas diri, merasa ikut memiliki, dan wajib ikut menjaga).
"Mudah-mudahan UMKM-nya laris. Terbukti okupansi penginapan pada weekend ini meningkat, sehingga menggerakkan ekonomi Kabupaten Sukoharjo," harap Sapto, sapaan akrab Plt Bupati Sukoharjo.
Dari 2.000 peserta, terbagi menjadi 500 pelari untuk kategori 10K dan 1.500 pelari untuk kategori 5K.
Ribuan pelari tersebut melintasi sejumlah lanskap ikonik di Kabupaten Sukoharjo dengan titik garis start dan finish yang dipusatkan di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru.
Gubernur Ahmad Luthfi yang turut hadir menyampaikan apresiasi tinggi atas kelancaran penyelenggaraan agenda tersebut.
Menurutnya, olahraga lari saat ini bukan lagi sekadar tren gaya hidup sesaat, melainkan sudah bertransformasi menjadi kebutuhan pokok.
“Kita bergerak dari satu tempat ke tempat lain dan menjadi bagian dari sport tourism," tegas Luthfi saat memberikan suntikan semangat kepada para pelari di garis start.
Ditambahkan gubernur, perhelatan olahraga berskala besar tidak semata-mata ditujukan untuk menyehatkan kondisi fisik badan.
Melainkan memiliki dampak simultan untuk menggerakkan ekosistem UMKM di daerah.
“Ini bentuk pola hidup sehat di Provinsi Jawa Tengah dan seluruh daerah," imbuhnya.
Race Director Sukoharjo Spektakuler Run 2026 Dina Kharisma Hari Wibowo mengungkapkan, antusiasme pencinta olahraga lari tergolong sangat luar biasa.
Kuota awal sebanyak 2.000 peserta terpenuhi dengan cepat. Pihak panitia bahkan terpaksa menolak banyak pendaftaran susulan demi menjaga kenyamanan serta keamanan race.
"Target kami 2.000 peserta dan Alhamdulillah target kami sudah terpenuhi. Kita banyak menolak peserta," jelas Dina Kharisma.
Para pelari datang dari berbagai wilayah. Seperti Solo, Yogyakarta, Semarang, hingga kawasan Jawa Timur.
Dina membenarkan bahwa perputaran omzet ekonomi dari dampak event ini sangat terasa nyata di lapangan.
Kehadiran para pelari dari luar daerah sukses mendongkrak persentase tingkat okupansi kamar hotel di sekitar kawasan Solobaru.
Sekaligus memicu lonjakan omzet bagi para pelaku kuliner dan pedagang UMKM lokal di sepanjang akhir pekan.
"Banyak warga dari luar Sukoharjo, ada yang menginap di hotel-hotel sekitar venue dan ada juga kuliner-kuliner yang dalam 2 hari ini mengalami lonjakkan penjualan," pungkas Dina. (*)
Editor : Kabun TriyatnoSumber : Pemprov Jateng