RADARSOLO.COM – Tim Nasional Futsal Indonesia resmi memulai pemusatan latihan (TC) sebagai bagian dari persiapan menghadapi rangkaian laga uji coba internasional di Spanyol. Latihan perdana yang digelar pada Senin (28/7/2026) menjadi langkah awal skuad Merah Putih menjalani program pembinaan jangka panjang menuju Piala Dunia Futsal FIFA 2028.
Pemusatan latihan tersebut menjadi salah satu agenda strategis Federasi Futsal Indonesia (FFI) untuk meningkatkan kualitas tim. Selama berada di Spanyol pada 11-24 Agustus mendatang, Indonesia akan menghadapi klub-klub dengan level permainan yang jauh lebih kompetitif.
Agenda itu tidak sekadar bertujuan menambah jam terbang pemain. FFI ingin para penggawa Garuda merasakan atmosfer persaingan di salah satu pusat perkembangan futsal dunia agar mampu mempercepat peningkatan kualitas permainan.
Baca Juga: John Herdman Tolak Timnas Indonesia Terlena, Tegaskan Laga Kontra Timor Leste Bukan Soal Pesta Gol
Pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto menegaskan, hasil pertandingan bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan selama menjalani tur di Eropa. Yang lebih penting adalah proses belajar dan perkembangan tim.
Menurut pelatih asal Spanyol tersebut, Timnas Futsal Indonesia sudah menunjukkan kemajuan dalam beberapa tahun terakhir. Kini, tantangan berikutnya adalah mengukur kemampuan menghadapi tim-tim dengan standar permainan yang lebih tinggi.
"Kami telah membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan baik di Asia Tenggara. Kini, fokus kami adalah meningkatkan level permainan dengan menghadapi tim-tim terbaik dari Eropa dan Amerika Selatan. Pengalaman ini merupakan langkah penting dalam proses pengembangan jangka panjang kami," ujar Hector Souto dari rilis resmi yang diterima Jawa Pos Radar Solo.
Baca Juga: Jordi Amat Ajak Timnas Indonesia Jaga Sportivitas, José Pedro: Ini Bukan Tinju, Ini Sepak Bola
Senada dengan itu, Kepala Badan Tim Nasional Futsal Indonesia, Andri Paranoan menyebut pemusatan latihan di Spanyol merupakan bagian dari proyek besar yang telah disusun federasi.
Menurutnya, setiap program yang dijalankan saat ini tidak hanya berorientasi pada agenda jangka pendek. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membangun fondasi yang kuat menuju target tampil kompetitif di level dunia.
"Pemusatan latihan di Spanyol merupakan bagian dari program jangka panjang, bukan sekadar agenda sesaat. Setiap langkah yang kami ambil hari ini dirancang untuk membangun fondasi yang lebih kuat dalam mempersiapkan Indonesia menuju Piala Dunia Futsal FIFA 2028," katanya.
Selama berada di Negeri Matador, Timnas Futsal Indonesia dijadwalkan menjalani tiga pertandingan uji coba melawan klub-klub elite Eropa.
Lawan pertama adalah Palma Futsal, salah satu kekuatan utama futsal Spanyol. Berikutnya, Indonesia akan menghadapi Noia Futsal yang juga berkompetisi di kasta tertinggi Liga Futsal Spanyol.
Tak berhenti di situ, skuad Garuda juga akan menguji kemampuan melawan Braga Futsal dari Portugal. Tiga laga tersebut diharapkan memberikan pengalaman berharga menghadapi karakter permainan Eropa yang dikenal cepat, disiplin, dan memiliki kualitas teknik tinggi.
Selain mengukur perkembangan individu maupun kolektivitas tim, pertandingan itu juga menjadi ajang evaluasi bagi Hector Souto. Ia akan melihat efektivitas strategi, organisasi permainan, hingga kesiapan mental para pemain saat menghadapi tekanan dari lawan dengan level lebih tinggi.
FFI pun memastikan dukungan penuh selama pemusatan latihan berlangsung. Federasi berharap pengalaman bertanding melawan klub-klub elite Eropa mampu meningkatkan kemampuan teknis, pemahaman taktik, serta mental bertanding para pemain.
Dalam program tersebut, Hector Souto didukung jajaran staf kepelatihan yang terdiri atas pelatih kiper Eka Sanjaya, pelatih fisik Ade Nurhadi, terapis Fortunella Levyana, kit manager Faiza Nasution, admin Sofyan Rifqi, serta masseur Dhandy Ramadhan.
Melalui agenda di Spanyol ini, Timnas Futsal Indonesia diharapkan mampu memperkecil jarak kualitas dengan negara-negara kuat dunia. Program tersebut menjadi salah satu pijakan penting dalam perjalanan panjang Garuda menuju target tampil dan bersaing di Piala Dunia Futsal FIFA 2028. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy