Ratusan Pesilat Muda Berebut Tiket Prestasi di Popda Sukoharjo

Iwan Kawul • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Para atlet pecak silat berlaga dalam ajang (Popda) Pencak Silat 2026 di GOR Bung Karno Sukoharjo, Sabtu (1/8/2026). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)
Para atlet pecak silat berlaga dalam ajang (Popda) Pencak Silat 2026 di GOR Bung Karno Sukoharjo, Sabtu (1/8/2026). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM-GOR Bung Karno Sukoharjo dipenuhi semangat juang ratusan pesilat muda, Sabtu (1/8).

Sebanyak 315 atlet pencak silat dari berbagai sekolah di Kabupaten Sukoharjo turun gelanggang dalam ajang Pekan Olahraga Daerah (Popda) Pencak Silat 2026.

Kejuaraan ini tak sekadar menjadi arena perebutan medali, tetapi juga ajang berburu bibit atlet yang diproyeksikan mengharumkan nama Sukoharjo di tingkat yang lebih tinggi.

Ketua Panitia Popda Pencak Silat 2026 Umar Ghofari mengatakan, ratusan peserta yang ambil bagian berasal dari jenjang SD, SMP hingga SMA.

Baca Juga: Harga Kain Jadi Tantangan, Rumah Produksi Bendera di Boyolali Genjot Produksi 80 Kodi Per Hari

Mereka bertanding pada tiga kategori usia, yakni usia dini, praremaja, dan remaja.

"Total ada 315 atlet yang mengikuti Popda tahun ini. Mereka berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Sukoharjo dan bertanding sesuai kelompok usia masing-masing," ujarnya.

Menurut Umar, penyelenggaraan Popda menjadi wadah penting untuk mengukur kemampuan atlet sejak usia dini sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang kompetitif.

Dari ajang inilah diharapkan lahir atlet-atlet potensial yang mampu menembus level provinsi, nasional hingga internasional.

"Harapan kami tentu muncul bibit-bibit atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama baik Kabupaten Sukoharjo di berbagai kejuaraan," tambahnya.

Baca Juga: Gagalkan Aksi Vandalisme di Area Sekolah, Polisi Amankan 22 Alumni dan 18 Kaleng Pilox

Sementara itu, Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Sukoharjo Marjono menegaskan, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga yang menjadi perhatian dalam pembinaan prestasi daerah.

Karena itu, keberadaan kejuaraan secara rutin dinilai sangat penting untuk memantau perkembangan kemampuan atlet.

"Dengan semakin banyak event, kemampuan atlet bisa terlihat dan terukur. Dari sinilah nantinya akan lahir pesilat-pesilat andalan Sukoharjo," katanya.

Meski demikian, Marjono mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meningkatkan prestasi pencak silat di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga: Perkuat Sektor Hulu, Pengusaha Bakso Wonogiri Siapkan Peternakan hingga Pemasaran secara Mandiri

Pembinaan berkelanjutan serta dukungan dari pemerintah, sekolah, perguruan, hingga masyarakat dinilai menjadi kunci agar olahraga bela diri warisan budaya Indonesia tersebut mampu mencetak prestasi yang lebih membanggakan.

"Semua pihak harus bersama-sama mendukung pembinaan atlet. Kami optimistis pencak silat Sukoharjo bisa semakin berprestasi dan mengharumkan nama daerah," tandasnya. (kwl)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
popda sukoharjo atlet gor bung karno pencak silat