RADARSOLO.COM-Ribuan pelari dari dalam dan luar negeri memadati Kecamatan Selo, Boyolali dalam event tahunan Merapi Merbabu De Trail 2026, Minggu (2/8/2026).
Lomba lari lintas alam yang digelar Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali ini untuk ketiga kalinya.
Tahun ini, Merapi Merbabu De Trail 2026 diikuti sekitar 1.050 peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Ribuan peserta juga berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Bandung, Jakarta, Banjarnegara, Salatiga, Banyumas, Cilacap, hingga Medan.
Baca Juga: Pemkot Solo Genjot Wajib Belajar 13 Tahun, Orang Tua Diimbau Sekolahkan Anak di TK Sebelum SD
"Hari ini kami dari Disporapar Kabupaten Boyolali menggelar lomba lari Merapi Merbabu De Trail untuk ketiga kalinya. Peserta dari mancanegara ada 14 negara yang ikut ambil bagian," kata Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Boyolali, Rima Kusuma.
Rima menjelaskan, event sport tourism ini mengusung konsep menyusuri jalan setapak alam pegunungan Merapi dan Merbabu.
Panitia menyiapkan 3 kategori race. Yakni 5 km, 15 km, dan 30 km dengan start dari Alun-alun PB Selo.
Tantangan terberat ada di jalur dari Pos 3 menuju puncak. Namun pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu menjadi daya tarik utama para pelari.
Rima Kusuma berharap event ini terus berkembang dan terus terlaksana.
"Harapannya tahun depan kita agendakan lagi dengan peserta dari mancanegara yang lebih banyak. Kali ini 14 negara dan tahun depan targetnya 20 negara bisa ikut gabung di Merapi Merbabu De Trail," tambahnya.
Animo peserta tahun ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Bahkan jajaran Forkompimda Boyolali seperti Wakil Bupati, Sekda, hingga Kapolres turut ambil bagian berlari bersama peserta lain.
Nama Paula Lopez Perez dari Spanyol mencuri perhatian setelah menyabet juara 1 kategori 5 km dan 30 km female.
“Halo, saya dari Spanyol dan hari ini saya mengikuti lomba lari 30 kilometer dan 5 kilometer. Menurut saya lomba Merapi Merbabu ini luar biasa, pemandangannya sangat indah, dan rutenya sangat-sangat berat," ujarnya.
"Tapi kita tetap bisa berlari karena waktunya cukup panjang. Saya berharap kalian datang ke lomba Merapi Merbabu karena saya menyukai tempat ini. Saya menikmati berada di Boyolali, saya ingin kembali lagi,” imbuh Lopez.
Sementara itu, pelari putri asal Magelang Aisyah Nur Rahmah berhasil finish ketiga kategori 15 km dengan catatan waktu 3 jam 47 menit 28 detik.
Dia mengaku sudah 3 kali mengikuti event Merapi Merbabu De Trail.
“Alhamdulillah untuk waktunya lebih baik dari tahun sebelumnya. Meski finish di urutan ketiga namun saya belum puas dan tahun depan akan ikut lagi," kata Aisyah.
Di garis finish, panitia menyediakan berbagai fasilitas gratis untuk peserta mulai dari kuliner, cek kesehatan, pijat, hingga suvenir. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com