Debut di Radar Solo Elementary Futsal Fest 2026, SDII Al Abidin Boyolali Langsung Pasang Target Tinggi

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 13:30 WIB
SDII Al Abidin Boyolali matangkan persiapan jelang terjun di ajang Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026
SDII Al Abidin Boyolali matangkan persiapan jelang terjun di ajang Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026

RADARSOLO.COM – Elementary Futsal Fest 2026 yang diinisiasi Jawa Pos Radar Solo akan digelar di Singopuran Futsal Center pada 22–23 Agustus mendatang. Turnamen tingkat SD/MI sederajat ini akan diikuti tim putra dan putri dari berbagai sekolah di Solo Raya, termasuk sejumlah peserta dari luar eks Karesidenan Surakarta.

Sekolah Dasar Islam Internasional (SDII) Al Abidin Boyolali siap unjuk gigi dan tak ingin sekadar menjadi peserta pada Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026. Meski baru pertama kali ambil bagian dalam turnamen futsal antarsekolah dasar tersebut, sekolah ini langsung menyiapkan program pembinaan yang lebih terstruktur demi membangun tim yang kompetitif.

Manajer Tim Futsal SDII Al Abidin Boyolali, Kandha Ramah Bijaksana, mengatakan persiapan tim telah berjalan melalui program latihan rutin. Mayoritas pemain berasal dari SSB Pandanaran sehingga memiliki fondasi fisik yang cukup baik.

"Kalau dari kami latihan tetap berjalan seperti biasa. Kebanyakan anak-anak memang berasal dari SSB Pandanaran, sedangkan latihan futsal dilakukan seminggu sekali supaya mereka tidak mengalami overuse. Menjelang Elementary Futsal Fest ini kami juga menambah program gym session untuk meningkatkan daya tahan fisik sesuai usia anak-anak," ujar Kandha kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura Incar Gelar Juara Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026: Antusiasme Tinggi, Tiga Tim Disiapkan

Program peningkatan kondisi fisik tersebut akan memanfaatkan fasilitas milik KONI Boyolali. Menurut Kandha, materi latihan disusun sesuai usia pemain sehingga mampu meningkatkan daya tahan tanpa memberikan beban berlebihan.

Meski baru pertama kali mengikuti Elementary Futsal Fest, SDII Al Abidin datang dengan target yang jelas. Mereka ingin menjadikan turnamen ini sebagai pijakan untuk bersaing di level yang lebih tinggi.

"Ini memang pertama kali kami mengikuti Elementary Futsal Fest. Tetapi kami ingin serius membangun tim karena target kami bukan hanya bersaing di Boyolali atau Solo Raya, melainkan bisa masuk jajaran tiga besar di tingkat Jawa Tengah. Kami juga ingin regenerasi pemain terus berjalan sampai jenjang SMP," katanya.

Baca Juga: Seperempat Abad Menjaga Marwah Informasi, Jawa Pos Radar Solo Panen Apresiasi di Usia ke-26

Menurut Kandha, pembinaan futsal di  SDII Al Abidin memang dirancang berkelanjutan. Pemain yang berkembang di tingkat sekolah dasar akan memiliki kesempatan melanjutkan pembinaan saat memasuki jenjang SMP dengan pendampingan pelatih berlisensi futsal.

Sekolah juga memberikan dukungan melalui program beasiswa nonakademik bagi siswa yang berprestasi di bidang olahraga. Program tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet muda untuk terus mengembangkan kemampuan mereka.

"Di Al Abidin ada beasiswa nonakademik untuk atlet. Jadi anak-anak yang benar-benar menunjukkan perkembangan akan mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan dengan dukungan dari sekolah. Itu menjadi motivasi mereka untuk terus berkembang," jelasnya.

Kandha menilai Elementary Futsal Fest merupakan salah satu turnamen futsal usia dini paling bergengsi di Solo Raya. Karena itu, antusiasme para pemain menyambut kompetisi tersebut sangat tinggi.

"Anak-anak senang sekali karena menurut kami ini salah satu turnamen paling bergengsi di Solo Raya. Apalagi mendapat sorotan dari Radar Solo. Sekolah mendapatkan publikasi, tim juga dikenal, sementara penyelenggara juga menghadirkan kompetisi yang berkualitas. Menurut saya ini saling menguntungkan," tuturnya.

Baca Juga: SDICT Al Abidin Solo Usung Semangat Regenerasi di Jawa Pos Radar Solo Junior Kick Off 2025

Keseriusan SDII Al Abidin juga ditunjukkan melalui dukungan sponsor yang telah diperoleh. Dengan sokongan tersebut, program pembinaan dan persiapan menuju berbagai turnamen dapat dilakukan lebih maksimal.

"Kami benar-benar serius tahun ini. Kami mendapat dukungan sponsor yang cukup besar dari beberapa perusahaan. Kami juga memiliki pelatih Coach Tom dengan pelatih kiper Coach Akbar, dan program latihan yang lebih lengkap karena target kami memang bisa bersaing di level Jawa Tengah," ungkapnya.

Lebih lanjut, Kandha menilai pembinaan futsal idealnya dimulai sejak usia sekolah dasar. Menurutnya, banyak pemain memiliki dasar sepak bola yang baik, tetapi belum memahami karakter permainan futsal yang menuntut pemahaman taktik berbeda.

"Kalau pembinaan futsal baru dimulai saat SMA akan terlambat. Anak-anak sejak SD sudah harus dikenalkan dengan tugas anchor, pivot, flank, bagaimana build up, menutup ruang, hingga cover. Futsal memiliki karakter yang berbeda dengan sepak bola sehingga pembinaannya juga harus dimulai lebih dini," paparnya.

Baca Juga: Siswa SMPII Al Abidin Sukoharjo Belajar Jurnalistik Langsung di Redaksi Radar Solo

Karena itu, proses seleksi pemain di SDII Al Abidin tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknik dasar, tetapi juga pemahaman terhadap taktik permainan.

Menjelang bergulirnya Elementary Futsal Fest 2026, Kandha berharap seluruh pertandingan berlangsung sportif dan menjadi sarana pembelajaran bagi para pemain usia dini.

"Harapan kami yang utama tentu fair play. Di usia dini yang paling penting bukan siapa yang juara, tetapi bagaimana anak-anak bisa menikmati pertandingan, belajar berkompetisi dengan sehat, dan mendapatkan pengalaman yang baik. Itu yang ingin kami rasakan di Elementary Futsal Fest nanti," pungkasnya. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
elementary futsal fest radar solo futsal Al Abidin