RADARSOLO.COM – Sekira 1.000 pelari memeriahkan PHRI Run 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di Balai Kota Solo, Minggu (9/8). Tak sekadar menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong Solo sebagai wellness city sekaligus destinasi sport tourism.
PHRI Run 2026 dibuka Wali Kota Solo Respati Ardianto didampingi Wakil Wali Kota Astrid Widayani. Event tersebut mempertemukan unsur olahraga, pariwisata, industri perhotelan, kuliner, hingga masyarakat dalam satu kegiatan.
Ketua BPC PHRI Surakarta Joko Sutrisno mengatakan, PHRI Run menjadi momentum untuk menggerakkan berbagai sektor yang berkaitan dengan pariwisata. Mulai perhotelan, kuliner, transportasi, pusat perbelanjaan, hingga destinasi wisata.
“PHRI Run bukan sekadar kegiatan lari. Ini momentum untuk mempertemukan olahraga, pariwisata, hospitality, kuliner, dan kebersamaan dalam satu kegiatan. Kami ingin menunjukkan bahwa Solo memiliki ekosistem pariwisata yang lengkap dan siap menjadi destinasi sport tourism,” ujarnya.
Baca Juga: Gelar Run for Zero Waste, Bupati Klaten Ajak Masyarakat Pilah Sampah dari Rumah
Wali Kota Solo Respati Ardianto menurutkan, kekompakan PHRI dalam menggelar event menjadi bagian penting untuk mempromosikan Solo sebagai destinasi wisata.
“PHRI kompak untuk mempromosikan bersama. Tadi saya usulkan juga tahun depan akan dibuat dengan konsep yang lebih menarik lagi untuk menggaet wisatawan supaya bisa menginap di hotel Solo. Mari kita jadikan Kota Solo sebagai tujuan utama destinasi wisata,” ujar Respati.
Pemkot Solo, lanjutnya, akan terus mendukung berbagai event yang memadukan olahraga, pariwisata, dan gaya hidup sehat. Hal tersebut sejalan dengan upaya menjadikan Solo sebagai wellness city.
“Event seperti ini senantiasa kami dukung sebagai salah satu wellness city. Kami juga sudah tunjukkan seperti Mangkunegaran Solo Run Fest sebagai salah satu event nasional,” katanya.
Tak hanya berlari, peserta PHRI Run 2026 juga mendapat pengalaman kuliner melalui PHRI Breakfast Festival. Usai menyelesaikan lomba, sekitar 1.000 peserta disuguhi sarapan dengan konsep ala hotel yang disiapkan hotel-hotel anggota PHRI Surakarta.
Humas BPC PHRI Surakarta Wening Damayanti mengatakan, Breakfast Festival menjadi bentuk apresiasi kepada peserta sekaligus sarana memperkenalkan kekayaan kuliner dan pelayanan hotel di Kota Solo.
“Breakfast Festival kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta. Setelah berlari, mereka bisa menikmati sarapan dengan konsep hospitality hotel. Ini sekaligus menjadi cara kami memperkenalkan kekayaan kuliner dan pelayanan hotel di Solo kepada masyarakat secara lebih dekat,” katanya.
Untuk menambah antusiasme peserta, panitia juga menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Juara pertama memperoleh Rp 1,5 juta, juara kedua Rp 1,25 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp 1 juta. (alf/nik)
Editor : Niko auglandy