Gowes Sabtu Selow, Warga Solo Kirim Dukungan untuk 54 Cabor Jelang Porprov 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:35 WIB
Ketua KONI Solo Her Suprabu ikut meriahkan kegiatan bersepeda santai bertajuk “Sabtu Selow: Muter Solo Wae” yang digelar Sabtu (15/8/2026) pagi. 
Ketua KONI Solo Her Suprabu ikut meriahkan kegiatan bersepeda santai bertajuk “Sabtu Selow: Muter Solo Wae” yang digelar Sabtu (15/8/2026) pagi. 

RADARSOLO.COM – Dukungan untuk kontingen Kota Solo yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026 mulai mengalir dari berbagai kalangan. Salah satunya melalui kegiatan bersepeda santai bertajuk “Sabtu Selow: Muter Solo Wae” yang digelar Sabtu (15/8/2026) pagi. 

Kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan spontan masyarakat kepada para atlet Kota Solo. Sekira 40 pesepeda mengikuti gowes yang diinisiasi KONI Kota Solo bersama Djaya Abadi Cycling Club dan Karang Taruna Kota Solo.

Rombongan memulai perjalanan dari Kantor KONI Kota Surakarta. Mereka kemudian menyusuri sejumlah ruas jalan, di antaranya Jalan Sutan Syahrir, kawasan Pasar Nongko, Manahan, Jalan K.S. Tubun, Jalan Sam Ratulangi, hingga Jalan Hasanudin.

Dari kawasan tersebut, rombongan melanjutkan perjalanan melewati bawah Flyover Manahan menuju Jalan Dr. Moewardi. Gowes kemudian diteruskan melalui Jalan Slamet Riyadi dan berakhir di Balai Kota Solo. Di tengah perjalanan, peserta juga menyempatkan diri singgah di Loji Gandrung untuk berfoto bersama.

Baca Juga: Gratis Link Live Streaming Persib vs Sabah FC Jam 19.30 WIB Malam Ini, Cara Nonton Siaran Langsung di TV Rumah

Ketua Umum KONI Kota Solo Her Suprabu turut memimpin rombongan. Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar bersepeda bersama. Spontanitas masyarakat memberikan suntikan semangat bagi KONI maupun atlet yang tengah dipersiapkan menghadapi Porprov.

“Ya, tentunya saya sangat berbangga. Masyarakat memberikan dukungan secara spontanitas kepada kontingen Porprov Kota Surakarta. Ini menjadi penyemangat buat kami, khususnya pengurus KONI, untuk mempersiapkan kontingen agar target-target yang sudah dibuat bisa diraih,” ujar Her Suprabu melalui rilis resmi yang diterima Jawa Pos Radar Solo

Baca Juga: Barcelona Resmi Lepas Ferran Torres, Sang Striker Gabung PSG dan Reuni dengan Luis Enrique

Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kontingen Surakarta akan membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat Jawa Tengah. Sebanyak 54 cabang olahraga (cabor) akan diikuti kontingen Kota Solo pada Porprov 2026 yang dijadwalkan mulai bergulir 25 Oktober mendatang.

Her berharap dukungan yang muncul dari masyarakat dapat terus berkembang hingga pelaksanaan Porprov. Ia bahkan memasang target tinggi bagi kontingen Surakarta untuk bisa bersaing memperebutkan posisi terbaik.

“Harapannya tentu Kota Solo bisa menjadi juara di Porprov 2026. Dukungan seperti ini menjadi energi tambahan bagi kami untuk terus mempersiapkan kontingen dan memastikan atlet-atlet kita benar-benar siap saat bertanding nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, Koordinator Djaya Abadi Cycling Club Johan Crive mengatakan, kegiatan tersebut pada awalnya memang dirancang sebagai agenda santai bersama komunitas. Namun, momentum tersebut kemudian dimanfaatkan untuk menunjukkan kepedulian terhadap perjuangan atlet Surakarta.

“Intinya kami dari Jaya Abadi ingin fun di Sabtu pagi bersama teman-teman. Bersepeda itu tidak usah dibuat mumet-mumet, yang penting senang. Daripada pagi-pagi tidur, lebih baik kita bersepeda sekaligus memberikan dukungan kepada atlet yang akan berjuang,” kata Johan.

Johan menegaskan komunitasnya memberikan dukungan penuh kepada atlet yang akan memperkuat kontingen Surakarta. Ia berharap seluruh atlet yang turun dalam 54 cabor mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang medali.

“Kami tetap 100 persen mendukung. Atlet Solo Raya yang mewakili Kota Surakarta akan berjuang mulai 25 Oktober nanti. Semoga diberikan kesuksesan dan kemudahan. Mau atlet senam atau cabang olahraga apa pun, semoga semuanya lancar dan bisa mendapatkan medali, terutama emas,” tegasnya.

Baca Juga: Update Bursa Transfer Dewa United di Liga 1: Datangkan Eks Buriram United hingga Eks Persis Solo, Alex Martins hingga Stefano Lilipaly Tinggalkan Tim

Selain dukungan untuk atlet, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi komunitas pesepeda untuk menyampaikan aspirasi. Johan menilai pesepeda masih membutuhkan jalur yang lebih aman, terutama ketika harus berbagi ruang dengan kendaraan bermotor pada akhir pekan.

Menurutnya, kondisi lalu lintas pada Sabtu pagi membuat pesepeda harus lebih berhati-hati. Ketiadaan jalur khusus membuat rombongan pesepeda harus berbaur dengan kendaraan lain saat melintas di sejumlah ruas jalan.

“Sebagai pesepeda kami butuh jalurnya sendiri. Tadi Sabtu pagi ternyata lalu lintas lumayan ramai dan karena tidak ada jalur sepeda, kami harus uyel-uyelan dengan kendaraan. Intinya, kami berharap pesepeda bisa punya jalur yang aman,” ungkap Johan.

Baca Juga: Komentar Dejan Tumbas Usai Resmi Gabung Penang FC, Pastikan Tinggalkan Persis Solo dan Berpotensi Jalani Debut Lawan Persebaya Surabaya

Dukungan juga datang dari kalangan pemuda. Ketua Karang Taruna Kota Surakarta Ikhsan menilai kegiatan tersebut menunjukkan masih kuatnya kepedulian anak muda terhadap atlet yang membawa nama daerah.

“Tentu saya sangat bangga dan mengapresiasi semangat teman-teman. Inisiatif spontan ini membuktikan bahwa pemuda Solo peduli dan punya rasa memiliki yang tinggi terhadap pahlawan olahraga kita,” tutur Ikhsan.

Karang Taruna bersama Djaya Abadi juga menyiapkan bentuk dukungan yang lebih konkret. Selain mendorong kehadiran suporter di sejumlah cabor unggulan, publikasi di tingkat kelurahan akan dilakukan agar dukungan tidak berhenti pada komunitas yang mengikuti gowes.

“Selain doa, kami bersama Jaya Abadi sudah menyiapkan dukungan moril, mulai dari pengerahan massa suporter di beberapa cabang olahraga unggulan hingga publikasi masif di tingkat kelurahan agar warga Solo ikut mendoakan,” jelasnya.

Sementara itu, dari sisi olahraga, kegiatan tersebut turut mendapat perhatian dari jajaran pembinaan dan prestasi Indonesia Cycling Federation (ICF) Kota Surakarta. Binpres ICF Surakarta, Agus Ardianto menyebut Kota Surakarta juga akan mengambil bagian sebagai tuan rumah salah satu nomor balap sepeda Porprov 2026.

Nomor road race, mountain bike (MTB), dan BMX akan dilaksanakan di Kabupaten Kendal. Sementara nomor track dijadwalkan berlangsung di Velodrome Manahan, Surakarta. Venue tersebut dipilih karena dinilai memenuhi standar untuk menggelar perlombaan track, termasuk lintasan sepanjang 333 meter.

“Untuk Porprov nanti, road race, MTB, dan BMX semuanya di Kendal. Namun, untuk lomba khusus track digelar di Velodrome Manahan karena venue yang layak untuk lomba track memang ada di Solo. Kemiringan dan lintasannya memenuhi standar, dengan panjang lintasan 333 meter,” terang Agus.

Baca Juga: Persebaya Surabaya vs Penang FC Digelar Malam Ini, Bisa Ditonton di Kanal Youtube Ini Gratis: Eks Persis Solo Berpotensi Jalani debut dan Buat Duka untuk Sang Mantan

Dia berharap dukungan masyarakat dan komunitas sepeda terhadap kontingen Surakarta tidak berhenti melalui kegiatan Sabtu Selow. Doa dan dukungan dari masyarakat dinilai dapat menjadi tambahan motivasi bagi para atlet yang akan bertanding di Porprov.

“Mudah-mudahan masyarakat Solo dan komunitas sepeda terus memberikan dukungan dan mendoakan tim balap sepeda Surakarta. Semoga seluruh tim bisa mengikuti ajang Porprov dengan lancar dan mendapatkan hasil terbaik,” pungkas Agus. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
sepeda KONI Solo porprov