SD Marsudirini Usung Target Semifinal di Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026, Pendatang Baru Tak Mau Sekadar Lewat

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:04 WIB
Tim futsal putra SD Marsudirini Surakarta
Tim futsal putra SD Marsudirini Surakarta

RADARSOLO.COM – SD Marsudirini Surakarta tak ingin sekadar meramaikan Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026. Meski menjadi penampilan perdana, tim putra sekolah tersebut langsung memasang target menembus babak semifinal.

Guru pendamping ekstrakurikuler SD Marsudirini Surakarta Prian mengatakan, persiapan tim baru dimulai setelah memasuki awal Agustus. Tim memang sudah terbentuk, tetapi latihan bersama baru dilakukan dalam waktu yang relatif singkat menjelang turnamen.

“Persiapan sudah membentuk tim, cuma belum latihan karena baru masuk kemarin awal Agustus. Baru mulai latihan perdana,” ungkap Prian saat dihubungi tim Jawa Pos Radar Solo, Senin (17/8/2026). 

Baca Juga: MIN 9 Sragen Bidik Gelar Keempat di Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026

Keterbatasan waktu latihan tak membuat Prian terlalu khawatir. Sebab, sejumlah pemain sudah memiliki pengalaman mengikuti berbagai turnamen futsal sebelum bergabung dalam tim sekolah. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting menghadapi pertandingan dengan atmosfer kompetitif.

“Kalau untuk anak-anak tidak ada kendala karena mereka sudah sering ikut turnamen sebelumnya. Jadi meskipun latihan bersama baru dimulai, anak-anak sudah punya pengalaman bermain,” ujarnya.

Baca Juga: Tiga Kali Mencoba, SDIU Al Khoir Boyolali Ingin Pecah Telur di Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026

Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 juga menjadi pengalaman pertama bagi SD Marsudirini. Sekolah tersebut tahun ini baru mengirimkan tim putra untuk ambil bagian dalam ajang yang mempertemukan tim-tim futsal tingkat sekolah dasar.

Dengan kondisi tersebut, Prian memilih memasang target yang realistis. Menembus semifinal menjadi sasaran awal yang ingin diwujudkan anak asuhnya. Sementara untuk membidik gelar juara, dirinya mengakui persaingan bakal cukup berat.

“Kalau target paling tidak semifinal. Kalau untuk juara mungkin agak sulit karena anak-anak ini bukan anak-anak yang ikut SSB, tetapi lebih banyak mengikuti ekstrakurikuler saja,” terang Prian.

Baca Juga: Debut di Radar Solo Elementary Futsal Fest 2026, SDII Al Abidin Boyolali Langsung Pasang Target Tinggi

Meski berstatus pemain ekstrakurikuler, antusiasme anak-anak menjadi salah satu hal yang membuat Prian optimistis. Menurut dia, futsal bukan sekadar aktivitas tambahan bagi para siswa. Anak-anak selalu menunjukkan semangat setiap kali mengikuti kegiatan maupun perlombaan.

“Antusiasmenya anak-anak itu di semua event sangat tinggi. Apa pun acaranya, di mana pun tempatnya, mereka selalu semangat, baik saat latihan maupun ketika mengikuti lomba,” jelasnya.

Prian menilai keberadaan Elementary Futsal Fest memiliki arti lebih bagi pembinaan futsal usia sekolah dasar. Selama ini, kesempatan bertanding yang didapat anak-anak di tingkat sekolah masih relatif terbatas, terutama hanya dalam kompetisi antarsekolah di lingkup kecamatan.

Karena itu, dia berharap ajang seperti Elementary Futsal Fest bisa digelar secara rutin. Bahkan, menurutnya, kompetisi yang berlangsung secara berkelanjutan dapat menjadi pemantik bagi anak-anak untuk semakin tertarik menekuni futsal.

“Menurut saya sangat bagus untuk memotivasi dan mengembangkan bakat anak-anak, terutama dalam bidang olahraga futsal. Selama ini lombanya hanya sebatas antar-SD se-kecamatan. Kalau bisa rutin setiap tahun, bahkan kalau bisa ada liga futsalnya, anak-anak akan lebih termotivasi untuk olahraga futsal dan nantinya bisa menghasilkan bibit-bibit dari Solo,” tuturnya.

Baca Juga: SDIT Muhammadiyah Al Kautsar Kartasura Incar Gelar Juara Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026: Antusiasme Tinggi, Tiga Tim Disiapkan

Prian juga melihat kebiasaan bermain menjadi salah satu keunggulan yang perlu terus dijaga. Dia menyebut anak-anak di tim Marsudirini sudah terbiasa bermain futsal hampir setiap sore. Kebiasaan tersebut membuat aktivitas olahraga tidak hanya berlangsung ketika sekolah menggelar latihan.

“Mereka itu sering futsal dan sudah jadi kebiasaan setiap sore. Kalau anak-anak SD di Solo kota, biasanya bermain bolanya paling seminggu sekali,” ungkapnya.

Dukungan dari sekolah dan orang tua pun menjadi faktor lain dalam persiapan tim. Prian menyebut dukungan yang diberikan sangat besar, baik dalam bentuk tenaga maupun materi. Hal tersebut membuat tim memiliki ruang yang cukup untuk mempersiapkan diri menghadapi turnamen.

“Dukungannya sangat 100 persen. Baik dari tenaga, materi, dan sebagainya. Jadi orang tua maupun sekolah sangat mendukung anak-anak untuk mengikuti kegiatan ini,” kata Prian.

Baca Juga: PFL 2 Jadi Senjata FFI Bangun Masa Depan Timnad Futsal Indonesia, Ini Alasannya

Lebih jauh, Prian berharap keikutsertaan SD Marsudirini tidak berhenti pada satu ajang. Ia ingin sekolahnya dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan tim futsal di Kota Solo dan sekitarnya.

Menurutnya, kompetisi antarsekolah bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Pertandingan juga dapat menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, menjaga sportivitas, sekaligus membangun relasi dengan siswa dari sekolah lain.

“Kalau bisa, olahraga itu menjadi pemersatu antar-SD, antar-sekolah. Salah satu cara untuk memupuk persatuan ya dengan olahraga. Menurut saya, untuk anak sekolah paling cocok olahraga,” tegasnya.

Prian pun berharap seluruh pertandingan nantinya berlangsung aman dan sportif. Ia mengingatkan peserta untuk tidak bermain kasar maupun melakukan tindakan yang berpotensi menyebabkan cedera. Baginya, keselamatan anak-anak tetap menjadi hal utama di tengah persaingan turnamen.

“Semoga nanti tidak ada yang bermain curang atau kasar saat lomba, sehingga anak-anak aman dari cedera,” pungkasnya.

Bagi SD Marsudirini, Elementary Futsal Fest Radar Solo 2026 bukan sekadar debut kompetisi. Ajang tersebut menjadi kesempatan untuk menguji kemampuan tim, menambah pengalaman bertanding, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan minat dan bakat mereka di olahraga futsal. (hj/nik) 

Editor : Niko auglandy
radar futsal solo SD Marsudirini