Ivan Gunawan Bawa Sekar Jagad Vijaya untuk Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 19:13 WIB
Ivan Gunawan mengecek ukuran badan Atlet Asian Para Games 2026 di Kota Solo.
Ivan Gunawan mengecek ukuran badan Atlet Asian Para Games 2026 di Kota Solo.

RADARSOLO.COM – Sentuhan desainer ternama Ivan Gunawan bakal menghiasi penampilan Kontingen Indonesia pada defile pembukaan Asian Para Games 2026. Ivan dipercaya merancang seragam khusus yang akan dikenakan atlet dan ofisial saat tampil di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, 18 Oktober mendatang.

Busana tersebut tidak sekadar mengandalkan tampilan fesyen. Ivan memadukan corak batik Nusantara dengan gaya sportif. Rancangan itu kemudian diberi tajuk Sekar Jagad Vijaya, yang membawa pesan tentang kemenangan sekaligus semangat para atlet Indonesia.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia Rima Ferdianto mengatakan, Ivan terpilih setelah pihaknya melihat sejumlah alternatif desain. Rancangan Ivan dinilai paling sesuai oleh Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun untuk dikenakan kontingen Indonesia pada momen pembukaan.

"Ya, dari beberapa alternatif yang ada, Ivan Gunawan yang memberikan hasil yang menurut Prof. Senny Marbun adalah yang terbaik. Sehingga Mas Ivan didapuk menjadi desainer resmi untuk seragam perwakilan defile kita nanti di Jepang," kata Rima kepada media dalam konferensi pers di Kantor NPC Indonesia, Senin (31/8/2026). 

Baca Juga: Hasil Juara dan Topskor Piala Soeratin Jateng 2026: Terang Bangsa, Safin Pati, PSCS Angkat Trofi

Konsep Sekar Jagad Vijaya menjadi bagian penting dalam rancangan tersebut. Ivan Gunawan mengambil motif batik Sekar Jagad dari Madura yang tengah kembali dipopulerkannya, kemudian menambahkan kata Vijaya sebagai penegas pesan yang ingin disampaikan melalui busana tersebut.

"Tahun ini bersama brand Ivan Gunawan, saya sedang memopulerkan kembali batik Sekar Jagad dari Madura. Jadi dari motif Sekar Jagad ini, dengan saya kasih tambahan Vijaya, saya melihat motif ini relate banget untuk teman-teman yang nantinya akan berlomba di Jepang," jelas Ivan dikutip Jawa Pos Radar Solo melalui rilis resmi, Selasa (1/9/2026). 

Baca Juga: Pesan Menyentuh Nico Paz untuk Lionel Messi: Dulu Kami Mengira Bermain Bersamamu adalah Hal Mustahil

Menurut Ivan, pemilihan nama tersebut bukan tanpa alasan. Vijaya memiliki arti kemenangan. Harapannya, nama dan filosofi yang dibawa seragam tersebut ikut menjadi penyemangat bagi para atlet yang akan berjuang membawa nama Indonesia di Jepang.

"Vijaya itu sendiri memiliki arti dan melambangkan sebuah kemenangan. Insya Allah, dari nama baik, judul baik dan tema baik ini prestasi Indonesia bisa lebih membanggakan, meraih lebih banyak medali emas di Jepang nanti," imbuhnya.

Bagi Ivan, kesempatan tersebut juga menjadi pengalaman baru dalam perjalanan kariernya sebagai desainer. Ia mengaku baru kali pertama terlibat langsung dalam pembuatan busana untuk kegiatan olahraga profesional.

"Saya bersyukur banget. Di antara nama-nama desainer besar, lalu keluar dua nama dan pada akhirnya desain saya yang terpilih. Ini momen pertama saya mendesain untuk atlet dan ini bukan sembarang atlet," tutur Ivan.

Keterlibatan itu sekaligus membuat Ivan ingin memahami lebih dekat sosok yang akan mengenakan hasil rancangannya. Ia sengaja datang ke Solo untuk berkomunikasi langsung dengan atlet dan melihat proses persiapan mereka sebelum bertolak ke Jepang.

"Saya hanya bisa memberikan semangat, memberikan support, karena buat saya mereka yang sudah menjadi atlet dengan kondisi yang mereka alami saja, buat aku sudah hebat banget," ungkapnya.

Baca Juga: NPC Indonesia Tegaskan Tak Telantarkan Atlet Tuli, Jalur Pembinaan Berbeda

Proses pengerjaan seragam pun sudah memasuki tahap pengukuran. Ivan bersama timnya datang ke Solo pada akhir pekan lalu untuk mengukur para atlet dan ofisial yang diproyeksikan mengikuti defile.

Rima menyebut sebanyak 60 orang menjalani pengukuran. Jumlah tersebut melebihi jatah defile yang mencapai 50 orang karena NPC Indonesia menyiapkan sejumlah nama cadangan untuk mengantisipasi atlet yang harus bertanding pada waktu berdekatan dengan agenda defile.

"Jatah nantinya defile adalah 50, tapi kemarin untuk jaga-jaga apabila nanti ada atlet yang besoknya bertanding sehingga tidak bisa ikut, kita memberikan cadangan sekitar 10. Jadi ada 60 yang diukur," jelas Rima.

Baca Juga: Lawan AI dengan Akar Budaya, Kearifan Nusantara Bakal Masuk Pelajaran Sekolah di Solo

Tak hanya seragam defile, Ivan juga dipercaya menyiapkan busana yang akan dikenakan kontingen pada agenda resmi lainnya selama berada di Jepang. Rancangannya mencakup pakaian untuk upacara pembukaan dan penutupan, serta seragam jamuan yang digunakan ketika kontingen menghadiri agenda bersama Ketua CdM maupun Duta Besar Indonesia di Jepang.

Sementara untuk kebutuhan pertandingan, seragam atlet tetap menggunakan jersey dari Mills sesuai kontrak sponsorship yang telah dimiliki NPC Indonesia. Dengan begitu, rancangan Ivan secara khusus menjadi identitas kontingen dalam agenda seremonial dan jamuan resmi Asian Para Games 2026.

Asian Para Games 2026 Aichi-Nagoya akan berlangsung pada 18–24 Oktober. Sebanyak 45 kontingen dijadwalkan bersaing dalam 18 cabang olahraga, dengan ratusan medali emas diperebutkan. Di tengah persaingan tersebut, Sekar Jagad Vijaya diharapkan menjadi salah satu wajah Indonesia yang membawa identitas budaya sekaligus pesan kemenangan ke Jepang. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
Asian Para Games NPC Indonesia ivan gunawan