Buka Popda Jateng 2026, Gubernur Ahmad Luthfi Minta 7 Ribu Atlet Pelajar Jaga Sportivitas

Syahaamah Fikria • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 20:51 WIB
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi buka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (1/9/2026).
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi buka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (1/9/2026).

 

RADARSOLO.COM – Panggung kompetisi olahraga pelajar terbesar di Jawa Tengah resmi bergulir. Sebanyak 7.515 atlet muda dari 35 kabupaten/kota bersiap menunjukkan kebolehannya dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Tengah yang berlangsung mulai 1-6 September 2026.

Kontingen yang berlaga tersebut terdiri dari 1.647 atlet tingkat SD, 2.335 atlet tingkat SMP, serta 3.533 atlet tingkat SMA. 

Kehadiran para atlet ini turut didampingi oleh 1.210 pelatih dan 334 ofisial. 

Baca Juga: FOPI Kabupaten Karanganyar Sasar Regenerasi atlet Petanque lewat Kejuaraan

Mereka akan berlaga memperebutkan gelar terbaik di 23 cabang olahraga (cabor) yang mengompetisikan total 522 nomor pertandingan.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, Popda Jateng merupakan ajang untuk pembinaan dan persiapan bibit-bibit atlet pelajar masa depan. Hal ini juga untuk menghadapi Popnas tahun 2027. 

Langkah ini sekaligus menjadi pijakan awal dalam mempersiapkan kontingen Jawa Tengah menuju ajang Popnas pada 2027 mendatang.

Baca Juga: Ivan Gunawan Bawa Sekar Jagad Vijaya untuk Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026

"Popda merupakan dasar untuk kita nanti take off ke Popnas. Adik-adik ini adalah bibit unggul yang akan mengharumkan nama Jawa Tengah. Jadi seluruh cabor kita pertandingan," ungkapnya usai membuka Popda Jateng 2026 di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Selasa (1/9/2026).

Di samping peningkatan prestasi, ajang ini juga difungsikan sebagai kawah candradimuka dalam membentuk kepribadian para atlet. 

Oleh karena itu, ia berpesan kepada jajaran atlet, pelatih, ofisial, hingga para juri dan wasit agar senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas serta profesionalisme.

 

"Sehingga ke depan memiliki karakter disiplin, tanggung jawab, dan jiwa petarung," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah Aria Chandra Destianto menyebutkan bahwa partisipasi peserta pada Popda Jateng periode ini merupakan yang paling banyak. 

Agenda tahunan ini difokuskan untuk memacu tolok ukur prestasi olahraga di wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga: NPC Indonesia Tegaskan Tak Telantarkan Atlet Tuli, Jalur Pembinaan Berbeda

"Adanya Popda bisa mengukur dan pembinaan di masing-masing kabupaten/kota, kemudian berjenjang ke tingkat provinsi hingga nanti nasional," terangnya.

Semangat tinggi juga ditunjukkan oleh para peserta, salah satunya Yuniar, atlet Popda asal Kabupaten Blora. 

Ia mematok target maksimal untuk menyabet medali emas usai pada gelaran edisi sebelumnya harus puas membawa pulang medali perak.

"Persiapan sudah dari kemarin-kemarin karena sekalian persiapan untuk Porprov. Jadi ini buat try out juga. Popda tahun lalu dapat perak, tahun ini ingin dapat emas," tutur Yuniar.

 

Editor : Syahaamah Fikria
popda jateng 2026 atlet Ahmad Luthfi popda popnas