RADARSOLO.COM - Veda Ega Pratama disebut mulai masuk pantauan Tim Jerman untuk menghadapi persaingan Moto3 2027.
Rumor tersebut muncul setelah salah satu pembalap yang sebelumnya menjadi bagian penting dari skuad asal Jerman dikabarkan akan pindah tim.
Perubahan komposisi pembalap itu berpotensi membuat kursi kosong di Liqui Moly Dynavolt Intact GP.
Kondisi tersebut kemudian memunculkan spekulasi mengenai siapa rider yang bakal dipercaya untuk mengisi posisi tersebut pada musim 2027.
Nama Veda Ega Pratama pun disebut-sebut menjadi salah satu kandidat yang menarik perhatian.
Veda Ega Pratama Masuk Pantauan Tim Jerman
Kabar mengenai ketertarikan tersebut berawal dari isu kepindahan rider Spanyol, David Almansa, ke kubu KTM untuk Moto3 2027.
Jika perpindahan tersebut benar terjadi, Intact GP harus mencari pembalap baru untuk memperkuat susunan tim mereka. Bursa transfer pun diprediksi menjadi semakin menarik karena sejumlah pembalap muda mulai diburu tim-tim yang berlaga di kejuaraan dunia.
Dalam rumor yang beredar di media sosial, Veda Ega Pratama menjadi salah satu nama yang dikaitkan dengan kursi kosong di tim tersebut.
Pembalap asal Indonesia itu dinilai memiliki modal penting untuk bersaing di kelas Moto3, terutama dari sisi kecepatan, keberanian saat bertarung, serta pengalaman menghadapi persaingan di level internasional.
Meski demikian, informasi mengenai ketertarikan Tim Jerman terhadap Veda hingga kini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Intact GP maupun manajemen sang pembalap.
Kontrak Fantastis Rp28 Miliar
Hal yang membuat rumor ini semakin menarik adalah munculnya kabar mengenai nilai kontrak fantastis Rp28 miliar yang disebut-sebut disiapkan untuk Veda.
Angka tersebut tentu menjadi nominal besar bagi seorang pembalap muda apabila benar terealisasi. Tawaran dengan nilai sebesar itu juga akan menunjukkan tingginya kepercayaan sebuah tim terhadap potensi pembalap untuk jangka panjang.
Namun, kabar mengenai kontrak Rp28 miliar tersebut masih sebatas rumor. Belum ada pengumuman resmi yang menyebut Veda telah mendapatkan tawaran dengan nilai tersebut untuk musim Moto3 2027.
Karena itu, angka Rp28 miliar sebaiknya tidak dianggap sebagai nilai kontrak yang sudah disepakati sebelum ada pernyataan dari pihak terkait.
Peluang Veda di Moto3 2027
Terlepas dari rumor tersebut, peluang Veda untuk mendapatkan tempat lebih kuat pada musim 2027 tetap menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan.
Penampilan Veda di Moto3 menjadi modal penting untuk meningkatkan daya tawarnya di bursa pembalap. Jika mampu menunjukkan performa konsisten dan kompetitif, bukan tidak mungkin pembalap Indonesia tersebut mendapatkan perhatian lebih besar dari tim-tim Eropa.
Situasi yang terjadi di bursa transfer juga dapat membuka peluang baru. Kepindahan satu pembalap bisa menciptakan efek domino yang membuat sejumlah tim harus segera menentukan susunan pembalap mereka untuk musim berikutnya.
Bagi Veda Ega Pratama, kondisi tersebut bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan posisi yang lebih menjanjikan di Moto3 2027.
Kendati demikian, kabar mengenai Veda Ega Pratama masuk pantauan Tim Jerman dan tawaran kontrak fantastis Rp28 miliar masih belum terkonfirmasi secara resmi.
Sejauh ini, belum ada laporan resmi dari media Jerman yang kredibel seperti Speedweek mengenai Veda yang telah didekati Intact GP. Karena itu, perkembangan rumor tersebut masih perlu ditunggu hingga ada informasi resmi dari tim maupun pihak Veda.
Editor : Nur Pramudito