ICF Surakarta Diproyeksi Jadi Lumbung Emas Solo di Porprov 2026 

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 18:11 WIB
CEPAT: Atlet balap sepeda Kota Solo tengah jalani latihan di Velodrome Manahan, Kamis (10/9) (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)
CEPAT: Atlet balap sepeda Kota Solo tengah jalani latihan di Velodrome Manahan, Kamis (10/9) (HERNINDYA JALU/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM  – Balap sepeda berpeluang menjadi salah satu cabang olahraga yang mendongkrak perolehan medali Kota Surakarta pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Peta kekuatan yang disiapkan Indonesian Cycling Federation (ICF) Surakarta membuat cabang olahraga ini mendapat perhatian khusus dari jajaran kontingen.

Optimisme itu terlihat saat Ketua Umum KONI Solo Her Suprabu bersama Tim Chief de Mission (CdM) Kontingen Surakarta memantau latihan ICF, Kamis (10/9). Dari kunjungan tersebut, Her melihat keseriusan para atlet dalam menatap persaingan Porprov.

Bukan sekadar mengejar partisipasi, ICF membawa sasaran medali yang cukup tinggi. Her bahkan menyebut terdapat satu atlet yang dipatok mampu meraih tiga medali emas.

Alhamdulillah hari ini saya bersama tim CdM mengunjungi latihan tim sepeda atau ICF Kota Surakarta. Alhamdulillah cukup semangat, bahkan ada atlet yang satu orang targetnya tiga emas,” ujar Her Suprabu.

Baca Juga: Nasib Empat Pemain Persis Solo Menggantung: 35 Nama Sudah Terdaftar di I.League, Dua Asing Menunggu Nasib

Target tersebut menjadi bagian dari proyeksi enam atlet ICF Surakarta yang akan turun pada 10 nomor pertandingan. Banyaknya nomor yang diikuti membuka ruang bagi kontingen Surakarta untuk mengumpulkan medali dari lintasan balap sepeda.

Her Suprabu berharap peluang tersebut tidak berhenti sebagai target di atas kertas. Performa para pembalap dalam masa persiapan diharapkan mampu berujung pada kontribusi nyata bagi perolehan medali Kota Solo.

“Dari enam orang ini mengikuti 10 nomor pertandingan, mudah-mudahan nanti bisa mencapai targetnya dan tentunya bisa menambah pundi-pundi kontingen Kota Solo,” sambungnya.

Baca Juga: Hasil Skor Garudayaksa FC vs Persik Kediri Liga 1 Super League Sore Ini: Jose Enrique Borong 2 Gol

Bagi ICF, kesempatan tampil di berbagai nomor sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Setiap pembalap harus menjaga kesiapan agar mampu menghadapi nomor yang diikuti dengan performa terbaik ketika kompetisi dimulai.

Pengurus ICF Kota Solo, M. Yasin menilai perhatian dari KONI dan CdM dapat menjadi tambahan dorongan bagi tim. Dukungan tersebut diharapkan membuat para atlet semakin percaya diri dalam mengejar sasaran yang sudah ditentukan.

“Mudah-mudahan anak-anak bisa termotivasi. Apalagi kita kan ada target, dan mudah-mudahan target itu bisa terpenuhi bahkan bisa terlampaui nantinya,” tutur Yasin.

Gambaran kesiapan juga datang dari Elizabeth Fayola Wijaya. Pembalap ICF Surakarta tersebut mengungkapkan bahwa persiapannya sudah memasuki tahap akhir. Dia menyebut progres latihan yang dijalani telah mencapai sekitar 85 persen. “Persiapan sudah 85 persen. Sudah siap, lapangannya juga sudah siap banget,” kata Fayola.

Sementara itu, Tim Khusus (Timsus) CdM Kontingen Solo Bambang Wahyu Wardhana menilai persiapan ICF sejauh ini berjalan sesuai rencana. Dia berharap seluruh target yang dibebankan kepada cabang olahraga tersebut dapat diwujudkan saat Porprov berlangsung.

“Kami lihat persiapannya alhamdulillah sudah sesuai dengan rencana. Semoga ke depannya target-target yang disematkan di cabang olahraga ini dapat tercapai semua,” ujar Bambang.

Baca Juga: 10 dari 20 Peserta Liga 2 Dapat Pengurangan Poin: Persis Solo dan PSIS Beda Nasib, Ini Daftar Lengkapnya

Melalui sasaran tiga medali emas dari salah satu atlet serta keterlibatan enam pembalap di 10 nomor, ICF memiliki peluang untuk menjadi salah satu penyumbang medali penting bagi Surakarta. Tantangan berikutnya adalah mengubah modal persiapan tersebut menjadi hasil ketika persaingan Porprov 2026 benar-benar dimulai. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
balap sepeda porprov