RADARSOLO.COM - Kejurnas Tenis Beregu Asosiasi Tenis Medis Indonesia (ATMI) 2026 bukan sekadar ajang adu kemampuan para insan medis di atas lapangan. Kejuaraan yang digelar di kompleks Lapangan Tenis Manahan itu turut menjadi panggung bagi Wali Kota Solo Respati Ardi untuk menyatakan kesiapannya memimpin PELTI Kota Solo.
Kejurnas ATMI 2026 berlangsung 11–13 September. Seremoni pembukaan digelar Sabtu (12/9/2026) dengan dihadiri jajaran pemerintah kota, KONI Solo, serta peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: PSIS Menang Dramatis di Laga Perdana, PSPS Pekanbaru Jadi Korban Pertama di Liga 2
Ketua Panitia Kejurnas ATMI 2026 Senyum Indrakila menyebut antusiasme peserta tahun ini cukup tinggi. Sebanyak 25 tim beregu ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Selain itu, terdapat 16 pasangan yang turun pada kategori platinum.
“Kejuaraan tahun ini mengusung tema Game, Set, Heal: The Art of Harmony in Solo. Kami dengan bangga menyambut kehadiran 25 tim beregu dari berbagai wilayah di Indonesia. Total peserta dan pendukung mencapai sekitar 300 orang,” ujar Senyum.
Baca Juga: PSIS Menang Dramatis di Laga Perdana, PSPS Pekanbaru Jadi Korban Pertama di Liga 2
Di tengah seremoni pembukaan, Respati kemudian menyampaikan gagasan untuk membawa lebih banyak kompetisi tenis antarlembaga ke Kota Bengawan.
Dia bahkan menyatakan kesediaannya untuk terlibat langsung dalam kepengurusan tenis dengan menjadi Ketua PELTI Kota Surakarta.
“Nanti tahun depan kita buat cup antarinstansi, kejaksaan, Polri, kita buat di Kota Solo. Nah, saya sebagai Wali Kota, saya akan menjadi Ketua Asosiasi PELTI. Tahun depan kita buat semuanya di Kota Solo,” tegas Respati.
Baca Juga: Nasib Berbeda PSS dan Madura United: Satu di Puncak, Satu Terjebak Zona Degradasi Liga 1
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Pemkot Surakarta ingin memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan tenis.
Respati mengaitkan pengembangan olahraga tersebut dengan visi Solo sebagai Wellness City 2030, sehingga aktivitas olahraga diharapkan ikut mendukung ekosistem kebugaran dan gaya hidup sehat di kota.
Tak hanya soal organisasi dan agenda pertandingan, pembenahan sarana juga masuk dalam rencana Pemkot. Respati menyampaikan Lapangan Tenis Manahan akan direnovasi tahun depan agar fasilitas yang menjadi salah satu pusat aktivitas tenis di Solo tersebut lebih representatif.
Kehadiran orang nomor satu di Pemkot Surakarta dalam pengelolaan PELTI mendapat respons positif dari Ketua Umum KONI Kota Solo Her Suprabu. Menurutnya, keterlibatan langsung Respati bisa menjadi momentum untuk kembali mengangkat prestasi tenis Kota Bengawan.
“Tentunya ini salah satu harapan yang cukup bagus. Dulu PELTI pernah mencapai masa kejayaannya, namun saat ini prestasinya memang agak sedikit turun di Kota Solo,” kata Her Suprabu seusai pembukaan.
Her Suprabu menilai kesediaan Respati untuk turun langsung dapat memberikan dorongan baru bagi PELTI. Terlebih, tenis membutuhkan penguatan pembinaan sekaligus dukungan berbagai pihak agar mampu kembali bersaing dalam ajang olahraga prestasi.
“Khususnya dengan kesediaan Mas Wali untuk ikut turun gunung membantu mengangkat PELTI Kota Solo, tentunya ini menjadi momentum yang sangat bagus,” lanjutnya.
Baca Juga: PSPS Kalah Tipis dari PSIS, Vieri Donny Minta Maaf kepada Suporter
KONI Surakarta pun memastikan siap mengawal langkah tersebut. Her Suprabu menegaskan dukungan organisasi olahraga di Kota Bengawan diperlukan agar PELTI tidak sekadar kembali aktif secara organisasi, tetapi juga mampu mengejar prestasi yang pernah diraih pada masa sebelumnya.
“Kami dari KONI sangat men-support agar PELTI bisa mencapai kejayaannya kembali seperti tahun-tahun sebelumnya,” pungkas Her Suprabu.
Baca Juga: Ruben Sanadi Bicara Kesiapan Persipura Jelang Duel Panas Lawan Barito Putera
Sementara itu, Kejurnas ATMI 2026 diharapkan mampu menjadi momentum memperkuat jejaring tenis sekaligus memperkenalkan Solo sebagai kota yang mendukung aktivitas olahraga dan kebugaran.
Dari ajang tersebut, sinergi antara Pemkot, KONI, PELTI, dan stakeholder olahraga diharapkan semakin solid untuk membangun kembali prestasi tenis Kota Bengawan. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy