RADARSOLO.COM-Puluhan pebalap cilik dari berbagai pelosok Nusantara adu kecepatan dalam ajang Kejurnas FIM MotoMini Indonesia Series 2026 yang dihelat di Sirkuit Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (13/9/2026) sore.
Sebanyak 60 pebalap belia dari 17 provinsi—mulai dari Aceh hingga Papua—tampil memadati sirkuit.
Mereka bersaing ketat pada tiga kategori kelas yang dipertandingkan, yakni GP-0 FIM MotoMini, GP-2 FIM MotoMini, dan kelas Junior.
Baca Juga: Cek Link Live Streaming MotoGP San Marino 2026, Nonton Aksi Marc Marquez dan Veda Ega Pratama
Promotor MotoMini Indonesia Series 2026 Maharani menjelaskan, pemilihan Sirkuit Boyolali sebagai arena adu kencang didasari oleh kualitas lintasan yang dinilai sangat mumpuni bagi kejuaraan skala nasional.
Selain itu, penyelenggaraan ini mendapatkan sokongan penuh dari Pemkab Boyolali serta Pemprov Jateng.
“Ada tiga kelas yang dipertandingkan, yaitu GP-0 FIM MotoMini, GP-2 FIM MotoMini, dan kelas Junior,” terang Maharani.
Sporting Manager MotoMini Indonesia Harlan Fadhillah menuturkan, tensi persaingan pada seri Boyolali kali ini meningkat drastis.
Seluruh pebalap menunjukkan perkembangan teknik yang signifikan, di mana catatan waktu lap rata-rata tajam hingga satu detik lebih cepat ketimbang seri terdahulu.
“Persaingannya cukup ketat dan sangat kompetitif. Semua peserta berhasil meningkatkan kecepatan sekitar satu detik,” kata Harlan Fadhillah.
Baca Juga: Veda Ega Pratama Gagal Tembus 10 Besar, Start Balapan Moto3 San Marino 2026 dari Baris Keenam
Kejuaraan nasional ini menjadi ajang krusial karena juara pertama dan kedua pada masing-masing kelas berhak mengantongi tiket mewakili Indonesia dalam ajang panggung balap dunia, Final FIM MiniGP World Series 2026, di Valencia, Spanyol pada pertengahan November 2026.
“Juara satu dan dua di setiap kelas nantinya akan mewakili Indonesia di Final FIM MiniGP World Series 2026 di Valencia, Spanyol, pada pertengahan November,” tambah Harlan.
Muhammad Ali Mahmud, salah satu pebalap cilik menilai jalannya perlombaan di Sirkuit Boyolali menyajikan atmosfer yang seru sekaligus menguji stamina.
Faktor cuaca terik dan lekuk teknis sirkuit menjadi tantangan utama di lapangan.
“Seri Boyolali cukup seru dan sangat menantang. Cuaca panas dan sirkuit juga menjadi tantangan,” ujar Ali.
Meski demikian, Ali optimistis mampu menjaga konsistensi performanya hingga akhir balapan demi mengamankan tempat di podium tertinggi.
“Saya akan terus fokus dan berusaha mempertahankan nomor satu agar bisa mewakili Indonesia di final di Valencia,” tegasnya.
Rangkaian Kejurnas FIM MotoMini Indonesia Series 2026 Boyolali dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 12 dan 13 September 2026. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com