RADARSOLO.COM – Kejutan SMA Unggulan RUSHD Sragen pada musim debut Honda DBL with Kopi Good Day Central Java-South menjadi modal berharga untuk menatap kompetisi tahun ini. Memasuki musim kedua, tim putri RUSHD Sragen kembali bersiap dengan target memperbaiki pencapaian pada ajang Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South yang akan berlangsung di Sritex Arena Solo, 29 September hingga 8 Oktober 2026.
Pada debutnya di DBL Central Java-South 2025, RUSHD langsung mencuri perhatian. Berstatus sebagai pendatang baru, tim putri asal Sragen tersebut mampu melangkah hingga babak Fantastic Four atau semifinal.
Langkah RUSHD kemudian terhenti setelah kalah dari SMA Pelita Nusantara Kasih (PNK) Surakarta dengan skor 33-63. Meski gagal melaju ke final, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa RUSHD mampu bersaing dengan sekolah-sekolah unggulan di kawasan Jawa Tengah bagian selatan.
Memasuki musim kedua, persiapan pun ditingkatkan. Pemain RUSHD Sragen, Janischa Anindira, mengatakan intensitas latihan timnya semakin tinggi seiring semakin dekatnya pelaksanaan DBL.
"Persiapannya sendiri sudah mulai kita tingkatkan, apalagi makin dekat ke DBL. Latihannya jauh lebih intens jadi setiap hari, dan kadang ada tambahan latihan pagi juga untuk improvement latihan kemarin. Kita juga ada beberapa program dari coach buat meningkatkan fisik, pola, dan chemistry tim," ujar Janischa.
Manfaatkan Momen di Asrama
Status RUSHD sebagai sekolah berbasis asrama memberikan tantangan tersendiri dalam membangun chemistry antarpemain. Aktivitas pemain yang cukup terbatas di luar lingkungan sekolah membuat mereka harus mencari cara lain untuk memperkuat kekompakan.
Terlebih, musim ini RUSHD juga diperkuat sejumlah pemain baru dari kelas X. Janischa menyebut waktu bersama setelah latihan menjadi salah satu kesempatan penting untuk membangun kedekatan.
"Sebenarnya jarang kalau hangout keluar gitu, karena kita anak asrama jadi agak dibatasi izinnya. Tapi kami biasanya memanfaatkan momen waktu latihan atau habis latihan itu, misal buat makan bareng biar bisa tetap jaga chemistry," jelasnya.
Baca Juga: Mediasi Kasus Kekerasan Anak di Sragen Buntu, Guru Pendamping Terancam Pidana
Bagi RUSHD, chemistry menjadi bagian penting dalam menghadapi kompetisi yang semakin ketat. Pengalaman musim lalu juga menjadi bahan evaluasi agar kesalahan yang sama tidak kembali terjadi.
Tak Terpaku pada Satu Lawan
Persaingan sektor putri Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java-South dipastikan kembali sengit. Sebanyak sembilan tim dari sejumlah daerah, termasuk Solo, Karanganyar, Klaten, dan Sragen, akan bersaing untuk menjadi yang terbaik.
Dua tim yang melaju hingga final nantinya mendapatkan tiket menuju Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Central Java Championship untuk menghadapi wakil dari DBL Central Java-North.
Namun, RUSHD memilih tidak menjadikan satu tim tertentu sebagai fokus utama. Janischa menegaskan, timnya lebih memilih berkonsentrasi pada evaluasi dan perkembangan internal.
"Musim lalu itu karena kita baru, jadi masih lebih banyak belajarnya. Buat musim ini kita berusaha fokus ke refleksi diri saja, banyak belajar dari pengalaman kemarin, dan jalani prosesnya bareng-bareng," tutur Janischa.
Menurutnya, setiap kontestan memiliki kekuatan masing-masing. Karena itu, RUSHD tidak ingin terlalu terbebani dengan memetakan satu lawan tertentu.
"Kalau masalah lawan semua tim pasti bagus sih, masing-masing potensinya beda-beda. Kita enggak mewaspadai di salah satu tim tertentu, jadi kita lebih fokus ke tim sendiri saja buat berusaha lebih baik lagi," tegasnya.
Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 sendiri digelar di 31 kota yang tersebar di 22 provinsi di Indonesia. Salah satunya adalah DBL Central Java-South yang kembali berlangsung di Solo.
Selain kompetisi utama, DBL Indonesia juga akan menjaring para student-athlete terbaik dari setiap kota untuk mendapatkan tiket menuju DBL Indonesia All-Star melalui program DBL Camp.
Tak hanya pertandingan basket, Honda DBL with Kopi Good Day 2026-2027 juga menghadirkan AZA 3X3 Competition dan AQUA DBL Dance 2026-2027 dengan tema "100% Indonesia".
Seluruh pertandingan dapat disaksikan melalui kanal YouTube DBL Play. Sementara pertandingan final juga akan disiarkan melalui YouTube Good Day ID.
Editor : Niko auglandy