Tim Dance SMA 5 Surakarta Angkat Sakralnya Bunga Kusuma Wijaya di AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South

Hernindya Jalu Aditya Mahardika • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:17 WIB
Tim Dance SMA 5 Angkat Sakralnya saat perform di AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South. (Kumala Triswandaru/Radar Solo)
Tim Dance SMA 5 Angkat Sakralnya saat perform di AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South. (Kumala Triswandaru/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Tim dance SMAN 5 Surakarta membawa konsep yang lekat dengan budaya lokal dalam penampilannya di AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South. Mengangkat tema Bunga Kusuma Wijaya, mereka mencoba menyelipkan cerita tentang salah satu bunga yang memiliki nilai sakral bagi Keraton Solo.

Bunga Kusuma Wijaya dipilih bukan tanpa alasan. Tim dance SMAN 5 ingin menunjukkan identitas sebagai anak-anak Solo melalui konsep yang berkaitan dengan kebudayaan keraton.

Rasyid Musthafa Aziz, salah satu anggota tim dance SMAN 5 Surakarta, mengatakan Bunga Kusuma Wijaya memiliki keunikan karena hanya mekar dalam waktu tertentu. Bunga yang ia simbolkan dalam tarian disebut mekar hanya di jam-jam tertentu saja. 

“Bunga Kusuma Wijaya ini dulunya dianggap sebagai bunga yang sangat sakral bagi keraton, terutama di Keraton Solo. Jadi, kami sebagai anak-anak Solo ingin menghargai kebudayaan keraton-keraton Solo sebelumnya,” ujar Rasyid kepada Jawa Pos Radar Solo, Kamis (1/10/2026).

Baca Juga: Onerous Dance Crew Bawa Nuansa Minangkabau lewat Kisah Malin Kundang, Sukses Hipnotis AQUA DBL Dance 2026

Meski mengangkat budaya yang dekat dengan Solo, Rasyid mengakui tidak ada keterkaitan khusus antara Bunga Kusuma Wijaya dengan SMAN 5 Surakarta. Konsep tersebut lebih dipilih sebagai bentuk apresiasi terhadap kebudayaan lokal yang mereka coba hadirkan melalui penampilan dance.

Persiapan pun menjadi tantangan tersendiri bagi tim dance SMAN 5. Waktu yang tersedia untuk menyiapkan kostum dan koreografi terbilang singkat. Kostum mulai dipersiapkan sekitar tiga minggu sebelum tampil, sedangkan koreografi baru dikerjakan sekitar satu pekan sebelum kompetisi.

“Kami sebenarnya cukup kesulitan untuk mengejar waktunya. Namun, kami bersyukur tetap bisa keep up dan membuat koreografi yang maksimal dalam waktu satu minggu itu,” ungkap siswa 16 tahun tersebut.

Baca Juga: Menang Meyakinkan di Laga Perdana, Kalam Kudus Putri Diminta Tetap Fokus di Honda DBL with Kopi Good Day 2026

Dengan persiapan yang terbatas, tim dance SMAN 5 tetap berusaha memberikan penampilan terbaik di atas arena. Evaluasi juga menjadi bagian penting agar mereka dapat memperbaiki penampilan jika kembali mendapat kesempatan tampil pada pertandingan berikutnya.

Rasyid berharap perjuangan tim dance SMAN 5 tidak berhenti pada penampilan kali ini. Mereka membidik satu tempat dalam nominasi 10 besar AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South.

“Kami tetap berharap bisa masuk nominasi 10 besar dari Central Java-South ini,” katanya.

Selain tim dance, SMAN 5 juga masih menanti hasil perjalanan tim basketnya. Setelah mengantongi satu kemenangan dan satu kekalahan, Rasyid berharap SMAN 5 mendapat lawan yang seimbang pada pertandingan berikutnya dan mampu mengamankan kemenangan. (hj/nik)

Editor : Niko auglandy
dbl Dance SMAN 5 Surakarta aqua