Angkat Isu Kerusakan Laut, SMAN 1 Purworejo Hadirkan Sosok Nagagini di AQUA DBL Dance 2026 di Solo

Niko auglandy • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 14:03 WIB
Tim dance SMAN 1 Purworejo perform dalam event AQUA DBL Dance 2026 di Sritex Arena, Kota Solo. (Dok. DBL Indonesia)
Tim dance SMAN 1 Purworejo perform dalam event AQUA DBL Dance 2026 di Sritex Arena, Kota Solo. (Dok. DBL Indonesia) 

RADARSOLO.COM – Panggung AQUA DBL Dance Competition 2026 Central Java-South menjadi ruang bagi pelajar untuk menyampaikan pesan melalui koreografi dan cerita. SMAN 1 Purworejo, misalnya, mengangkat isu kelestarian laut Indonesia lewat pertunjukan bertajuk "Nagagini – Penjaga Laut Indonesia".

Konsep tersebut memadukan unsur pewayangan Nusantara dengan koreografi modern. Tokoh Nagagini dihadirkan sebagai simbol kekuatan sekaligus penjaga keseimbangan alam bawah laut Indonesia.

Dalam alur pertunjukan, ekosistem laut mulanya digambarkan indah dan harmonis. Namun, kondisi itu berubah ketika sampah dan eksploitasi manusia mulai mengancam kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Tim Dance SMA 5 Surakarta Angkat Sakralnya Bunga Kusuma Wijaya di AQUA DBL Dance 2026 Central Java-South

Konflik tersebut menjadi bagian penting dalam cerita yang dibawakan. Nagagini kemudian digambarkan bangkit untuk menghadapi ancaman dan memulihkan keseimbangan alam.

Melalui penampilan itu, SMAN 1 Purworejo menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga kelestarian laut. Persoalan lingkungan diangkat melalui perpaduan cerita tradisional dan gerakan tari modern.

Sebagai salah satu sekolah yang rutin berpartisipasi dalam ajang DBL Central Java-South, SMAN 1 Purworejo kembali menunjukkan keberanian dalam mengeksplorasi konsep. Perpaduan budaya lokal dengan isu lingkungan menjadi salah satu ciri yang menonjol dari penampilan mereka musim ini.

Baca Juga: Onerous Dance Crew Bawa Nuansa Minangkabau lewat Kisah Malin Kundang, Sukses Hipnotis AQUA DBL Dance 2026

Pesan serupa juga hadir melalui penampilan SMA Islam Diponegoro Surakarta yang mengusung konsep keberagaman Indonesia. Jika SMAN 1 Purworejo mengajak penonton peduli terhadap ekosistem laut, SMA Islam Diponegoro Surakarta menyuarakan pentingnya persatuan di tengah perbedaan.

Kedua pertunjukan tersebut memperlihatkan bahwa AQUA DBL Dance Competition 2026 Central Java-South bukan sekadar panggung untuk menunjukkan kemampuan menari. Ajang ini juga menjadi media bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan dan mengangkat persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Rose Dance Crew Kalam Kudus Padukan Dolanan Tradisional dan Reog Ganong di AQUA DBL Dance 2026

Melalui koreografi, musik, kostum, dan alur cerita, para peserta memiliki ruang untuk menyampaikan pesan dengan cara kreatif. Panggung tari pun menjadi sarana bagi generasi muda untuk mengekspresikan kepedulian terhadap budaya, persatuan, dan lingkungan.

 

Editor : Niko auglandy
SMAN 1 Purworejo dbl Dance