RADARSOLO.COM – Kontingen Kota Solo tidak ingin sekadar hadir dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di Semarang Raya. Patriot Bengawan membidik perbaikan prestasi dengan target kembali menempati posisi dua besar klasemen perolehan medali.
Target tersebut menjadi salah satu tekad yang dibawa 608 atlet Kota Bengawan pada Porprov tahun ini. Ketua KONI Solo Her Suprabu menyebut kontingen juga mematok capaian 291 medali, rinciannya sekira 95 emas, 104 perak, dan 92 perunggu.
Target itu meningkat dibanding capaian pada Porprov sebelumnya. Her mengatakan Solo ingin minimal kembali ada di posisi kedua, setelah pada ajang sebelumnya harus puas berada di peringkat ketiga klasemen akhir.
"Mudah-mudahan di klasemen kita bisa kembali ke peringkat dua. Kami ingin bisa kembali (ada di posisi dua besar) seperti (Porprov edisi) sebelum di Pati Raya," ujar Her Suprabu saat ditemui seusai pelepasan kontingen di GOR Indoor Manahan, Rabu (7/10/2026).
Selain posisi klasemen, Her juga menyoroti capaian medali emas sebagai tolok ukur peningkatan prestasi Patriot Bengawan. Pada ajang sebelumnya, kontingen Solo mengoleksi 82 medali emas.
"Mudah-mudahan tahun ini kami bisa lebih baik dari 82 emas," kata Her Suprabu.
Ketika ditanya mengenai peluang menembus 100 medali emas, Her tidak ingin memberikan kepastian berlebihan. Dia memilih menyerahkan hasil perjuangan para atlet di arena pertandingan.
"Ya, bismillah, mohon doanya saja. Mudah-mudahan tercapai," lanjutnya.
Her optimistis target tersebut bukan tanpa dasar. Sejumlah cabang olahraga dinilai memiliki peluang besar menyumbangkan medali bagi Kontingen Surakarta. Bahkan, beberapa cabor bela diri menjadi tumpuan untuk mendongkrak posisi di klasemen.
"Untuk cabor-cabor unggulan, hampir semua olahraga bela diri kita. Anggar, wushu, pencak silat, tinju, muay thai, kickboxing, dan jujitsu, semuanya insyaallah akan kita raih sebagai juara umum di masing-masing cabor," jelas Her Suprabu
Chef de Mission (CdM) Kontingen Solo Supriyanto menilai target peningkatan prestasi tersebut masih realistis. Penilaian itu didasarkan pada proses persiapan atlet dan pelatih yang telah dipantau sejak jauh hari sebelum keberangkatan ke Semarang Raya.
"Saya mengapresiasi atlet kita, pelatih kita, dan jajaran KONI yang luar biasa telah melakukan persiapan sejak awal. Saya mengikuti sejak masa latihan, dan kami juga bersama-sama berkunjung menemui para atlet. Persiapannya menurut kami sudah luar biasa," ujar Supriyanto.
Menurutnya, para atlet menunjukkan semangat tinggi sepanjang persiapan. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk mengejar hasil yang lebih baik dibandingkan capaian sebelumnya.
"Kami tidak muluk-muluk harus peringkat satu dan sebagainya, tetapi setidaknya lebih baik dari tahun kemarin. Paling tidak, itu yang kita targetkan; syukur-syukur bisa mencapai peringkat yang terbaik," ungkapnya.
Baca Juga: Persela Lamongan Masuk Grup Neraka di League Cup? Dua Tim Liga 1 Siap Dijegal
Supriyanto juga menilai dukungan jajaran KONI menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan kontingen. Her disebut rutin memantau sekaligus memberikan dorongan kepada atlet selama menjalani persiapan menuju Porprov.
"Menurut kami, target itu rasional karena kita melihat kondisi di lapangan. Teman-teman latihannya luar biasa. Pak Ketua KONI itu setiap saat berkeliling dan memberikan dukungan kepada adik-adik kita," tuturnya.
Dengan persiapan tersebut, Patriot Bengawan kini tinggal membuktikan target di arena pertandingan. Selain mengejar 95 emas yang dicanangkan dalam sambutan Ketua KONI, kontingen Surakarta membawa misi kembali ke dua besar klasemen sekaligus memperbaiki raihan 82 emas pada Porprov sebelumnya. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy