Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Depresi, Perempuan Muda Nekat Akhiri Hidup Terjun ke Bengawan Solo

Perdana Bayu Saputra • Jumat, 13 November 2020 | 17:09 WIB
Evakuasi tubuh korba bunuh diri oleh petugas.
Evakuasi tubuh korba bunuh diri oleh petugas.
SRAGEN – Seorang perempuan muda nekat melakukan aksi bunuh diri dengan terjun dari Jembatan Sapen ke Aliran Bengawan Solo, Jumat (13/11). Korban diduga depresi dan sempat bertengkar dengan orang tuanya sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidup. Aksi nekatnya tersebut dilakukan pada siang hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yakni Ayu Kusuma Wardani, 27,  warga Dusun Kedong RT 09, Desa Bendo Kecamatan Sukodono. Korban nekat bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Sapen masuk wilayah Desa Tanggan, Kecamatan Gesi.

Korban diduga nekat terjun sekitar pukul 13.15. Saat kejadian, salah seorang warga setempat, Nariyo, 59, mendengar suara minta tolong dari arah sungai. Kebetulan sungai itu berada di samping rumahnya. Ketika keluar rumah, Nariyo melihat di atas jembatan ada sepeda motor. Pandangannya langsung beralih ke sungai, ternyata melihat orang yang telah mengambang.

Kemudian Nariyo langsung turun ke sungai dan berenang mendekati korban untuk dibawa ke pinggir sungai. Namun, korban sudah tidak bernapas. Warga pun meminta pertolongan dan melaporkan kejadian ke Polsek Gesi.

Kapolsek Gesi Iptu Teguh Purwoko mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menyampaikan, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal. ”Berdasarkan keterangan keluarganya, korban mengalami despresi dan habis bertengkar dengan ibunya. Hasil pemeriksaan dari dokter puskesmas dan identifikasi di tubuh korban, tidak ada tanda-tanda kekerasan,” terangnya. (din/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra
#Terjun #bengawan solo #perempuan muda #depresi #jembatan sapen #bunuh diri