Ketua KPU Kabupaten Sragen minarso menyampaikan pelaksanaan rapat pleno dimulai pukul 09. 00. Digelar di gedung Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kecamatan Sragen.
Rapat pleno tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Di antaranya memastikan peserta yang hadir menggunakan masker dan menyiapkan tempat cuci tangan maupun hand sanitizer bagi peserta undangan rapat pleno pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.
”Untuk mengurangi jumlah peserta, maka undangan dilakukan terbatas. Di antaranya yang diundang adalah anggota komisioner KPU, saksi pasangan calon, pemantau serta bawaslu, termasuk PPK wajib hadir,” jelas dia.
Hasil penghitungan suara tingkat kabupaten menunjukkan pasangan Kusdinar Untung Yuni Sukowati-Suroto mendapat 432.037 suara. Sedangkan kolom kosong mendapat 106.472 suara. Pelaksanaanya disiarkan secara langsung melalui Youtube agar masyarakat bisa ikut memantau.
Dalam kesempatan tersebut partisipasi masyarakat yang datang ke tempat pemungutan suara (TPS) sebanyak 551.816. Sedangkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) untuk pilkada 2020 ini sebanyak 745.665.
Minarso menambahkan, proses pleno di tingkat kabupaten ini menyandingkan data dari berbagai pihak. Baik data dari panitia pemilihan kecamatan (PPK), data saksi pasangan calon (Paslon), data pemantau dan badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu).
”Di Sragen ada dua pemantau. Setelah melalui proses pencocokan. Alhamdulillah melalui koreksi bersama baik dari bawaslu maupun PPK, tidak ada selisih satu angka pun,” bebernya.
Dia menegaskan selama pleno di tingkat kecamatan sebelumnya tidak ada permasalahan selisih suara di TPS. Sejauh ini rapat pleno di tingkat kecamatan berjalan lancar dan baik-baik saja. (din/adi) Editor : Perdana Bayu Saputra