Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Sragen, Tedy Rosanto menyampaikan, ada 100 pedagang UKM yang akan berjualan di Night Market Sukowati. Pembukaan perdana pada Sabtu (3/4) mendatang. Lokasi yang dipilih yakni ruas Jalan Sukowati dari depan BPR Joko Tingkir hingga depan Kantor Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Sragen sepanjang 300 meter.
”Waktu pelaksanaan sesuai perbup pukul 17.00-23.00 jika kondisi normal. Berhubung ini masih pandemi, diberlakukan 17.00-22.00. Akan dilangsungkan setiap malam Minggu ” ujar Tedy, kemarin (28/3).
Dia menjelaskan Night Market ini tidak hanya pedagang makanan siap. Namun ada pula pedagang kerajinan produk kreatif. ”Ada tiga tenda yang menjual produk kreatif Sragen,” terang Tedy.
Langkah ini, lanjut Tedy, untuk membangkitkan perekonomian sektor UMKM. Sejauh ini memang belum ada anggaran dari pemerintah untuk Night Market Sukowati. Namun pedagang siap untuk menjalankan terlebih dulu. Mereka diarahkan untuk mencari pinjaman lunak.
”Kami diarahkan oleh pak Sekda untuk bantuan tanpa bunga dan tanpa jaminan di BPR Joko Tingkir senilai Rp 3 juta. Kami harap bisa menampilkan hal yang menarik sehingga pembeli berminat datang,” ujar dia.
Di sisi lain, pemkab juga membuka kembali car free day (CFD) Jalan Sukowati mulai Minggu (4/4). Namun tanpa kegiatan senam masal. Hanya saja pedagang bisa berjualan di lokasi CFD. Sunday Market yang biasanya berjualan di timur kantor Pemkab Sragen juga tetap digelar.
”Malamnya untuk night market, pagi setelahnya pukul 06.00-09.00 dilangsungkan CFD. Sudah diputusan seperti itu, nanti kekurangannya kita bahas lagi dengan dinas terkait,” serunya. (din/adi) Editor : Perdana Bayu Saputra