Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Peguruan Silat Konvoi di Sragen, Abaikan PPKM Darurat

Damianus Bram • Senin, 12 Juli 2021 | 18:53 WIB
DITINDAK: Aksi konvoi perguran silat di Mondokan, Sabtu (10/7). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
DITINDAK: Aksi konvoi perguran silat di Mondokan, Sabtu (10/7). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN Sejumlah anggota perguruan silat nekat konvoi, Sabtu (10/7) malam. Padahal saat ini Pemerintah Kabupaten Sragen sedang mengeluarkan aturan ketat PPKM Darurat untuk mengurangi penularan Covid-19.

Sejumlah anggota perguruan silat Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) menggelar konvoi pada Sabtu malam sekitar pukul 19.30. Kejadian itu direkam sejumlah warga karena menimbulkan kegaduhan.

Selain berkerumun, rombongan pesilat tersebut juga mengeluarkan suara bising dari knalpot motor dan klakson serta menyalakan flare. Tindakan beberapa di antaranya juga cukup meresahkan dan memprovokasi warga. Terkait adanya aksi tersebut, sudah dilakukan penanganan oleh pihak kepolisian.

Kasubag Humas Polres Sragen AKP Suwarso menyampaikan, konvoi massa terjadi dari wilayah Kecamatan Mondokan melintasi Kecamatan Tanon dan menuju Kecamatan Sidoharjo. Sebelum semakin meluas, aksi mereka sudah bisa diredam dan dibubarkan di wilayah Kecamatan Sidoharjo.

”Benar, saya juga ikut mengejar di wilayah Kecamatan Sidoharjo,” ujarnya minggu (11/7).

Lantas soal sanksi dan pembinaan pada pelaku pelanggaran PPKM Darurat tersebut masih dibahas dan menunggu keputusan.

”Untuk kelanjutannya masih dibahas seperti apam pembahasannya hari ini,” terangnya.

Sementara Humas Pengurus IKSPI Sragen Saganto Sambu Effendi tidak membantah yang melakukan konvoi pada malam Minggu tersebut adalah anggota perguruan IKSPI. Dia mengaku baru mendapat kabar sekitar pukul 20.00.

”Kemarin saya dapat kabar jam 8 malam dari cabang, Sebenarnya arah massa dari Mondokan menuju Sidoharjo,” terangnya.

Lantas setelah mendengar kabar aksi konvoi tersebut, pihaknya segera berkordinasi dengan pengurus cabang dan kepolisian untuk membubarkan. Dia menjelaskan massa yang konvoi tersebut merupakan anggota yang baru selesai pelantikan. Pelantikan dilaksanakan di sub latihan masing-masing agar tidak berkerumun.

Selain itu sudah ada imbauan untuk tidak mengadakan aksi apapun. Lantas pelantikan selesai sekitar pukul 18.30. Soal adanya anggota yang melakukan pelanggaran PPKM Darurat, pihaknya menyerahkan ke penegak hukum.

”Selesaikan secara hukum. Sudah diimbau dari cabang untuk menaati peraturan,” ujar Effendi. (din/adi)

  Editor : Damianus Bram
#IKSPI Sragen Konvoi Bikin Kegaduhan #Peguruan Silat Konvoi di Sragen #IKSPI Sragen Gelar Konvoi #Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia #ppkm darurat