Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, 3.000 paket dibagikan untuk warga Sragen yang terdampak Covid-19. Upaya ini sudah berjalan dengan baik sejak beberapa pekan yang lalu.
”Dua atau tiga pekan yang lalu beras dari TNI. Sekarang ini berasnya dari kemensos” terang Yuni.
Kelengkapan selain beras diambilkan dari APBD Sragen dan tambahan bantuan dari corporate social responsibility (CSR) perusahaan. Nilai kelengkapan sebesar Rp 50 ribu, terkumpul 3.000 paket. Diserahkan kepada tukang ojek, baik konvensional maupun ojek online (ojol), penyapu jalan, dan seniman serta kru sound system.
Pihaknya menjelaskan, bantuan tersebut untuk mereka yang sepi job pada PPKM ini. Dengan sedikit bantuan ini semoga bisa membantu. Meski nilainya tidak seberapa. Bupati berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Selain itu, pada akhir Agustus ini rencananya akan diberikan paket sembako bagi keluarga miskin yang tidak masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
”Angkanya sekitar 20 ribu penerima. Cara penyalurannya sama dengan drive thru ini, namun disebar ke kecamatan agar bisa terpecah lebih kecil,” terang Yuni.
”Insyaallah semua yang terdampak sudah mendapatkan bantuan sosial. Baik yang terdata DTKS maupun belum. Kalau ada kekurangan satu atau dua bisa diinformasikan pada kami,” ujar Yuni. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram