Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

DPRD Sragen Dorong Maksimalkan Potensi Gua Mangkubumi

Damianus Bram • Jumat, 31 Desember 2021 | 16:00 WIB
DUKUNG PENUH: Ketua DPRD Sragen Suparno memberi arahan saat penyerahan bantuan paving ke pengelola Gua Mangkubumi, Desa Gebang, Masaran, kemarin. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
DUKUNG PENUH: Ketua DPRD Sragen Suparno memberi arahan saat penyerahan bantuan paving ke pengelola Gua Mangkubumi, Desa Gebang, Masaran, kemarin. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN Potensi Gua Mangkubumi yang merupakan situs peninggalan sejarah di Desa Gebang, Kecamatan Masaran dinilai bisa menyejahterakan warganya. Untuk itu, DPRD Kabupaten Sragen berupaya menggandeng corporate social responsibility (CSR) untuk membantu memberi gerobak bagi warga sekitar agar bisa berjualan.

Sebanyak 15 pedagang kuliner dan pelaku UMKM di kawasan wisata Gua Mangkubumi mendapat bantuan gerobak senilai Rp 2 juta. Selain itu untuk mengembangkan kawasan tersebut, Ketua DPRD Sragen Suparno rela merogoh kocek pribadi untuk pemasangan paving dan menyediakan perahu untuk wisata air.

Suparno mengatakan, bantuan penataan dan pavingisasi itu diberikan secara pribadi, termasuk suplai material mulai dari semen, pasir, koral dan kelengkapan lainnya. Pengerjaan dilakukan secara bergotong-royong.

Dia berharap bantuan itu makin memperindah lingkungan Gua Mangkubumi yang saat ini menjadi ikon wisata sejarah di wilayah Masaran.

”Masih ada peluang pengembangan fasilitas seperti wisata air, fasilitas kolam renang, dan flying fox. Selain itu lokasi bisa ditata untuk kegiatan event maupun turnamen,” kata Suparno, kemarin (30/12).

Namun tetap saja membutuhkan waktu agar bisa terus berkembang. ”Mungkin tidak cukup dalam satu tahun karena anggarannya gotong-royong. Ini adalah rancangan saya. Karena ini adalah tempat bersejarah sekaligus tonggak sejarah berdirinya Sukowati dan titik nolnya Eyang Mangkubumi sehingga Sragen bisa terwujud. Makanya kita wajib diuri-uri,” beber Suparno.

Kepala Desa (Kades) Gebang Jumanto mengaku berterima kasih atas dukungan dan bantuan gerobak serta fasilitas tersebut.

”Mudah-mudahan dengan bantuan ini membawa dampak positif khususnya perekonomian masyarakat desa Gebang. Destinasi wisata di Desa Gebang agar bisa membawa dampak mengangkat ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Jumanto menyampaikan, sejak di-launching dua bulan lalu, perkembangan Desa Wisata Gua Mangkubumi cukup menggembirakan. Selama dibuka tiap sepekan sekali di hari Minggu, jumlah pengunjung sekitar 200 orang.

Objek wisata Goa Mangkubumi saat ini menjadi primadona baru lantaran menjadi lokasi wisata sejarah yang ada di Bumi Sukowati. Bahkan selain dipaving, gerbang masuk kini main dipercantik dengan hiasan ornamen payung warna warni. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Goa Mangkubumi #Desa Wisata Gua Mangkubumi #Potensi Gua Mangkubumi #DPRD Sragen #Objek Wisata Goa Mangkubumi