”Wilayah Wonolelo, Desa Ngebung memang sulit, tanahnya gerak. Itu yang mengakibatkan jalannya patah. Kondisi tanahnya gerak terus,” terang Camat Kalijambe Rusmanto, Selasa (22/2).
Bukan hanya menyebabkan cor jalan tak awet, tanah gerak juga berdampak kepada empat rumah warga yang terpaksa dibongkar total.
Sugiyanti, salah seorang warga Dusun Wonolelo RT 14 Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe menuturkan, rumah terdampak tanah gerak akan direlokasi ke tanah milik pemerintah desa setempat. Untuk sementara, penghuninya mengungsi di rumah saudara dan tetangga.
Terkait cor jalan yang terbelah, kata Sugiyanti, merupakan jalur utama penghubung tiga kecamatan, yakni Kalijambe, Plupuh, dan Gemolong. Termasuk jalur penghubung antarklaster museum manusia purba, yakni klaster Ngebung dengan klaster Manyarejo.
”Akibat putusnya jalan tersebut, roda perekonomian terganggu. Warga yang akan menuju desa lainnya harus memutar melalui beberapa kampung yang berjarak sekitar lima kilometer lebih jauh,” jelas dia.
Sudaryanto, perangkat Desa Ngebung, Kalijambe sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kecamatan dan pemkab. Menurutnya, kerusakan telah dicek petugas terkait. Termasuk memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak. (din/wa/dam) Editor : Damianus Bram