Diketahui, korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh yakni Ilham Dega Pratama, 9, warga Dusun Sepreh, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, sedangkan korban luka Abdul Malik Rabbani, 19, warga Perum Kragilan Gemolong Kencana 4, Desa Kragilan, Kecamatan Gemolong.
Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen Agus Cahyono menuturkan, okasi yang cukup parah terdampak angin kencang yakni Kecamatan Karangmalang, Sidoharjo, Mondokan, Sragen dan Kedawung.
Hujan deras disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 15.00 mengakibatkan pohon tumbang, kandang ayam roboh, papan reklame, hingga menara internet ikut roboh.
”Total kerusakan terdapat 54 pohon tumbang, tiga unit rumah rusak ringan, dua baliho roboh, satu kandang ayam rusak berat, delapan unit sepeda motor rusak. Begitu pula tempat penggilingan padi dan satu tower wifi. Kami taksir total kerugian kurang lebih Rp 100 juta,” terangnya.
Pohon tumbang menimpa jaringan listrik membuat sekitar tempat kejadian mati lampu. Selain itu, juga menghambat pengguna jalan. Kendala selama evakuasi yakni kurangnya penerangan dan prasarana evakuasi.
”Sekitar 70 personel dari beragam elemen membantu evakuasi. Untuk evakuasi pohon tumbang di areal SMK Pertanian Kedawung dan di area hutan kota dan technopark dilaksanakan penanganan dan kerja bakti, Selasa (22/2),” pungkas Agus. (din/wa/dam) Editor : Damianus Bram