Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Meski Nonmuslim, Kepala SMAN 1 Tangen Dukung Pesantren Ramadan

Damianus Bram • Kamis, 21 April 2022 | 16:30 WIB
TOLERANSI BERAGAMA: Kepala SMAN 1 Tangen Maria Magdalena Sri Rahayu (tengah) buka pesantren Ramadan di sekolah setempat, kemarin (20/4). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
TOLERANSI BERAGAMA: Kepala SMAN 1 Tangen Maria Magdalena Sri Rahayu (tengah) buka pesantren Ramadan di sekolah setempat, kemarin (20/4). (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)
SRAGEN – SMA Negeri 1 Tangen menggelar pesantren Ramadan mulai Rabu (20/4). Pelaksanaan pesantren Ramadan digelar selama tiga hari kedepan dengan memanfaatkan serambi masjid SMAN 1 Tangen. Lebih istimewa, acara pesantren Ramadan ini didukung penuh kepala sekolah yang nonmuslim.

Kepala SMAN 1 Tangen Maria Magdalena Sri Rahayu membuka langsung acara pesantren Ramadan tersebut. Dia didampingi para guru sebagai panitia. Bahkan menghadirkan sejumlah ulama sebagai satu pemateri pada acara tersebut.

Maria mengungkapkan pentingnya menanamkan nilai-nilai keagamaan pada siswa. Apalagi sekarang dalam suasana bulan suci Ramadan menjadi momentum yang tepat. Anak didik SMAN 1 Tangen mayoritas muslim.

”Pesantren Ramadan ini setiap tahunnya selalu kami adakan. Agar di momen Ramadan seperti ini kita isi dengan kegiatan-kegiatan keagamaan. Salah satunya pesantren Ramadan ini,” ungkap Maria.

Dia menegaskan pesantren Ramadan merupakan salah satu wahana alternatif dalam memantapkan pembinaan keimanan dan ketaqwaan. Terutama bagi siswa yang beragama Islam dengan pola dan tata cara kehidupan pesantren yang dilakukan di dalam lingkungan sekolah.

Maria menambahkan dengan adanya pelaksanaan pesantren Ramadan, siswa diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan siswa tentang ajaran agama. Sehingga menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa serta berakhlak mulia. Lantas meningkatkan kualitas dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

”Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat memupuk kebersamaan, keakraban dan kekeluargaan antara guru dengan siswa,” tutupnya.

Sementara guru Pendidikan Agama Islam SMAN 1 Tangen M. Ihwan Tasykuri menyampaikan ada sejumlah materi yang disampaikan selama pesantren Ramadan. Yakni materi tentang Adabul Ta'lim Muta'alim oleh KH. Moh. Zamzuri. Kemudian tentang Fiqih Haidh oleh K.H Moh. Terakhir Syafi'i dan bab perkembangan Islam di Nusantara oleh K.H Ahmad Syakir. (din/adi) Editor : Damianus Bram
#Pesantren Ramadan #Kebersamaan #SMAN 1 Tangen