Seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Sragen dikunjungi dalam rangka pembagian beras tersebut. Dalam sehari setidaknya delapan titik lokasi dilaksanakan pendistribusian beras. Di antaranya di Desa Plosokerep, Kecamatan Karangmalang, Desa Patihan, Kecamatan Sidoharjo; dan Desa Krikilan, Kecamatan Masaran, Kamis (28/4).
Warga mendapatkan bantuan beras masing-masing 5 kg per orang. Beras yang dibagikan, dikemas dengan gambar Puan Maharani yang juga ketua PDIP. Raut muka warga semringah setelah menerima bantuan tersebut.
Bendahara DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng Pramesti menjelaskan, beras ini dibagikan ke seluruh Jawa Tengah sebanyak 350 ribu paket.
”Kalau Sragen sekitar 60 ton saya nggak ngitung di situ. Tapi yang jelas satu orang harus menyebarkan paling tidak 300 bungkus,” ujarnya.
Dia menyampaikan pembagian paket beras ini harus selesai sebelum Lebaran.
”Tujuannya agar bisa dimanfaatkan warga saat libur Lebaran. Karena saat libur Lebaran semua kegiatan berhenti, maka warga harus ditopang stok makanan saat tidak bekerja. Karena banyak warga yang membutuhkan stok makanan saat libur,” tutur Agustina.
Agustina menambahkan, pembagian beras tahap awal di wilayah eks Karesidenan Surakarta, Semarang, dan Pati. Selanjut eks Karesidenan Kedu dan Banyumas serta Pekalongan. Untuk Surakarta salah satunya Kabupaten Sragen dibagikan 14 ribu paket beras.
Ketua DPC PDIP Sragen Untung Wibowo Sukowati mengatakan, bantuan beras tersebut sudah disalurkan kepada warga di 20 kecamatan di Kabupaten Sragen.
”Sebanyak 60 ton bantuan beras dari Ibu Puan sudah kami distribusikan di 20 kecamatan, bersama-sama Ibu Agustina kami keliling 20 kecamatan,” terangnya. (din/adi/dam) Editor : Damianus Bram