Wakil Kepala (Waka) Humas SMKN 1 Sambirejo Sodriyanto menjelaskan, tidak ada wisuda atau kelulusan. Sesuai arahan Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah VI Jawa Tengah. “Kami tidak melaksanakan pelepasan wisuda yang mengumpulkan banyak orang. Hanya disampaikan secara online pukul 16.00,” terangnya.
Sodriyanto menambahkan, 30 lulusan diketahui melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Kemudian 10 lulusan sudah masuk DUDI.
“Dua anak jurusan Multimedia sudah diminta masuk ke tim dokumentasi pondok pesantren. Beberapa masih proses dan menunggu pengumuman. Karena perusahaan meminta ijazah kelulusan. Ada juga yang menunggu usia genap 18 tahun, sesuai peratuan ketenagakerjaan,” imbuhnya.
Sodriyanto mengakui, minat lulusan untuk melanjutkan kuliah meningkat. “Adanya program bidik misi dari kampus-kampus, membantu anak-anak yang ingin kuliah,” bebernya.
Sementara itu, SMKN 1 Sambirejo siap menyambur penerimaan peserta didik baru (PPDB). Dimulai dengan tahapan pembuatan akun PPDB, 15-28 Juni. Dibuka lima jurusan, yakni Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Bodi Otomotif, Teknik Bisnis Sepeda Motor, Multimedia, dan Desain Produk Busana.
“Kami ada lima jurusan dengan 13 rombel (rombongan belajar). Animo yang ingin masuk ke sekolah kami selalu surplus. Jadi setiap tahun persaingan seleksi masuknya cukup ketat,” ungkapnya. (din/fer/dam) Editor : Damianus Bram